Bos MLS Tak Gentar Soal Agresif Klub-klub Liga Arab di Bursa Transfer

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id– Komisaris Major League Soccer (MLS) Don Garber mengungkapkan, dirinya tak khwatir soal pergerakan klub Liga Arab Saudi yang agresif di bursa transfer.

“Saya sudah melihat hal itu terjadi di China dan saya sama sekali tidak khawatir dengan apa yang terjadi di Saudi Arabia. Sama sekali tidak,” kata Garber dikutip dari Reuters.

- Advertisement -

Garber menyebut, soal agresif klub-klub Liga Arab Saudi di bursa transfer, bukan menjadi hal baru bagi dirinya. Sebab hal itu sudah pernah terjadi di Liga China.

“Anda tahu, sepakbola itu bukan cuma punya Eropa bukan? Di sini juga ada. Jadi saya tidak merasa terancam dengan apapun,” jelasnya.

Komisaris MLS itu menjelaskan, sepakbola bukan hanya ada di Eropa, tapi ada di seluruh penjuru dunia termasuk Amerika Serikat. Maka melihat kegigihan Liga Arab memboyong pemain-pemain top tidak sedikit pun menghantarkan ancaman.

- Advertisement -

Sebelumnya, nama Liga Arab menguncang sepakbola dunia sebab salah satu klub mereka, Al Nassr berhasil mendatangkan ikon si kulit bundar Cristiano.Ronaldo Ketika musim 2022/2023. Kemudian menyusul Karim Benzema, N’Golo Kante, dan Roberto Firmino yang baru hadir di akhir musim lalu.

Tidak hanya itu, ada pula empat klub top jadi milik pemerintah lewat Public Investmen Fund (PIF), yang juga menguasai Newcastle United. Target Arab Saudi adalah masuk 10 besar liga dunia pada 2030.

Lionel Messi juga sempay digoda Al Hilal dengan menjajikan sang pemain bakal mendapat gaji tertinggi di dunia. Namun kapten timnas Argentina itu langsung menolak tawaran tersebut dan memilih gabung ke klub MLS, Inter Miami.

Kehadiran Messi di MLS juga masih menarik untuk para pemain top. Meski gelombang pemain top yang hijrah ke Negeri Paman Sam tak lagi semasif di era David Beckham dan Zlatan Ibrahimovic.

Tetapi dengan pemasaran yang dilakukan MLS dan juga tingkat persaingan yang ketat, MLS yakin kalau liga mereka juga akan mendunia, bahkan melebih Liga Arab Saudi nantinya.

“Saya rasa ketika ada pemain terbaik sepanjang sejarah memutuskan main di MLS, maka itu jadi bukti kualitas liga dan bakal berkembang seperti apa ke depannya.” tutup Bos MLS itu.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Mahasiswa UGM Kritik Pejabat dalam Forum Pancasila

JCCNetwork.id-Serikat Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (SEMA UGM) melontarkan kritik terhadap kehadiran tiga pejabat pemerintah dalam diskusi bertajuk Pancasila Pemersatu Bangsa yang berlangsung di Gelanggang...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER