Drama Bisnis Berubah Jadi Mimpi Buruk, Kisah Guru SMK Buta Gegara Disiram Air Keras

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Tragedi penyiraman air keras terhadap Eli Chuherli, seorang guru SMK yang berakhir tragis dengan kebutaan korban, akhirnya menemui titik terang walau memilukan. Polisi berhasil membekuk pelaku penyiraman berdarah tersebut yang ternyata tak lain adalah rekan bisnis korban, Ade Hermawan alias Belut.

Dalam sebuah penggerebekan epik yang dilakukan petugas kepolisian, pelaku berhasil ditangkap saat berusaha melarikan diri dari tempat persembunyiannya di daerah Telukjambe Timur.

- Advertisement -

“Alhamdulillah, akhirnya pelaku bisa diringkus petugas saat keluar dari tempat persembunyiannya di daerah Telukjambe Timur hari ini,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Karawang AKP Arief Bastomy di Mapolres Karawang, Selasa (12/7/2023) dikutip.

Berdasarkan pengakuan tersangka dalam pemeriksaan, penyiraman air keras terhadap guru SMK ini ternyata di rencanakan dengan matang sehari sebelum kejadian, tepatnya pada 22 Mei 2023.

“Jadi, sebelum melancarkan aksi penganiayaan kepada korban, pelaku ini melakukan perencanaan terlebih dahulu dengan membeli bahan cairan kimia (air keras) di sebuah toko di daerah Pasar Johar,” katanya.

- Advertisement -

Setelah berhasil mendapatkan bahan cairan kimia tersebut, Belut dengan kejam tanpa ragu menyiramkan air keras secara brutal ke wajah korban. Pelaku kemudian meninggalkan korban dalam kondisi tak berdaya. Belut melarikan diri dan bersembunyi di berbagai tempat demi menghindari pengejaran polisi.

Kronologi Penyiraman Air Keras

Menurut pengakuan Eli, kejadian mengerikan ini bermula dari bisnis rental mobil jemputan yang dijalankan bersama pelaku, Ade Hermawan. Pada awalnya, Eli meminjam uang sebesar Rp50 juta dari Bank Jabar Banten (BJB) untuk memulai usaha tersebut.

Namun, karena Eli juga sebagai seorang guru, ia merasa terbatas dan mempercayakan bisnis ini kepada Ade.

“Sebenarnya saya tidak ada konflik, yang ada masalah itu dia (Ade) sama mitra perusahaan,” katanya.

Ketika sedang berproses dan Ade menghadapi masalah dengan mitra perusahaan, Eli meminta Ade untuk mengundurkan diri dari perusahaan. Pada awalnya, semuanya tampak baik-baik saja antara keduanya. Namun, tiba-tiba, Ade datang ke rumah Eli tanpa diduga.

Korban tidak merasa curiga karena hubungan mereka masih terjalin dengan baik.

“Saat saya mau duduk tiba-tiba dia menyiram saya pakai air keras. Airnya panas dan berasap. Kemudian dia langsung kabur,” katanya.

Setelah peristiwa mengerikan itu, Eli mengalami kehilangan penglihatan secara perlahan. Mata sang guru SMK yang dulu tajam itu kini telah meredup. Penglihatannya semakin buram dan akhirnya hilang sepenuhnya.

Atas perbuatan keji yang dilakukan oleh Ade Hermawan alias Belut, polisi menjeratnya dengan Pasal 351 ayat 2 jo Pasal 354 ayat 1 KUHP yang berisi tentang tindak pidana penganiayaan berat. Jika terbukti bersalah, pelaku bisa dihukum dengan pidana penjara maksimal delapan tahun.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Jay Idzes Comeback, Sassuolo Takluk 2-4

JCCNetwork.id – Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali tampil penuh selama 90 menit bersama Sassuolo setelah pulih dari cedera.Namun, comeback pemain berusia 26 tahun...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
RUU Perampasan Aset Harus Bisa Sita Hasil Kejahatan dari Penipuan Umrah Hingga Arisan Bodong
11:26
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya #shorts #trending
01:47
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya
10:33
Video thumbnail
Emak Emak Curhat ke Menteri Gegara Notaris Diduga Terbitkan 21 Surat Tanpa Saksi
09:59
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg
11:25
Video thumbnail
Penantian Berbuah Manis, Nasib PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Kini Jadi Penuh Waktu #shorts#trending
01:41
Video thumbnail
Pemerintah Putuskan PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Diangkat Jadi Penuh Waktu
11:26
Video thumbnail
Lawan Mafia Beras, Mentan Amran Siapkan Hadiah Buat Warga yang Berani Lapor #shorts #trending
01:54
Video thumbnail
Mentan Amran Siapkan Hadiah bagi Warga yang Berani Laporkan Mafia Beras SPHP
08:05
Video thumbnail
Tersangka Penyadapan Prabowo Bertambah, Irjen SU Diduga Beri Izin kepada Irjen AS #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Kasus Sadap Prabowo Kian Melebar, Irjen SU Diduga Izinkan Irjen AS Lakukan Penyadapan
05:44
Video thumbnail
Detik-Detik Gubernur Sherly Tampil Cantik di Hadapan Tim Kemendagri saat Presentasi
12:28
Video thumbnail
Di Tengah Gejolak Internal Polri, Suyudi Dapat Dukungan dan Bimbingan dari Para Senior #shorts
01:28
Video thumbnail
Di Tengah Kasus Penyadapan, Suyudi Dapat Dukungan Barisan Jenderal Senior Eks Kapolri
02:32
Video thumbnail
Rocky Gerung Blak-blakan soal Penyadapan, Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Singgung Kasus Penyadapan, Rocky Gerung Sebut Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap
08:26
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini
08:46
Video thumbnail
Sorotai Gejolak Internal Polri, Menko Dudung Minta Masyarakat Jangan Resah #shorts #trending
01:50

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER