JCCNetwork.id, Bekasi – Hari Raya Kurban sebentar lagi. Tentu ini menjadi peluang bisnis berdagang hewan kurban. Arif Rahman Hakim, pria asal Kaliabang Bungur, Bekasi, meneruskan warisan usaha leluhurnya. Berdagang hewan kurban tiap musim Idul Adha.
Bukan soal mencari keuntungan pribadi, pria kalem tapi tegas ini malah memberikan pekerjaan kepada orang lain, dengan memberdayakan kawan-kawannya ‘belajar’ berdagang hewan kurban.
“Dagang hewan kurban saat Idul Adha bukan semata-mata mencari keuntungan pribadi, tapi lebih jauh dari itu, saya memberikan rezeki kepada kawan-kawan yang ikut bantuin berjualan hewan kurban,” ucap Arif saat berbincang di pinggiran Kali Bancong, Kaliabang Bungur, Bekasi, Selasa (27/06/23).
Lebih dari itu, Arif punya sejarah soal berjualan hewan ternak untuk kurban Idul Adha, yakni warisan berdagang hewan kurban dari keluarganya sejak dahulu.
“Jualan hewan kurban ini salah satunya untuk melestarikan budaya keluarga. Engkong saya, baba saya memang dulu dagang hewan kurban buat Idul Adha,” ungkap pria asli Betawi tersebut.
Ia mengaku, berjualan hewan kurban sudah belasan tahun. Dari tahun ke tahun konsisten jualan hingga saat ini. Mulai dari jualan hewan ternak kambing, hingga sekarang merambah berjualan sapi.
“Sebelas tahun saya jualan hewan kurban tiap menjelang Idul Adha. Awalnya jual kambing. Sekarang alhamdulillah meningkat, jualan sapi,” kenang Arif Rahman.
Salah satu prinsip Arif Rahman Hakim sesuai falsafah hadits, sebaik-baik manusia bermanfaat untuk orang lain. Menebar kebaikan antar sesama menuai keberkahan.
“Saya bahagia melihat orang lain bisa menikmati daging kurban, dan alhamdulillah bisa juga memberikan rezeki kepada kawan-kawan lewat usaha ini,” ucapnya.
Di Kali Bancong, Kaliabang Bungur Bekasi, Arif Rahman Hakim dilahirkan, tumbuh besar menjadi pemuda tangguh, hingga akhirnya menjadi Wakil Rakyat DPRD Kota Bekasi.
“Bocah Kali Bancong duduk di Kalimalang (DPRD Kota Bekasi),” ujar Arif Rahman Hakim sambil tersenyum sumringah.
(Dede Rosyadi)



