Harga Kemahalan Arteta Malas Komentar Soal Declan Rice!

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id– Declan Rice menjadi sosok yang sedang hangat diperbincangkan dalam transfer pemain, ia sedang dikaitkan dengan Arsenal yang sempat beberapa kali melayangkan tawaran, tapi tak kunjung menemukan titik temu.

Soal rumor itu manajer The Gunners Mikel Arteta enggan berkomentar lantaran hanya fokus pada pemain di klub bukan diluar klub.

- Advertisement -

Penggawa timnas Inggris itu banyak mengundang minat klub-klub top, usai berhasil mengantarkan West Ham United menjadi jawara UEFA Conference League pada musim 2022/2023.

Arsenal jadi klub terdepan dalam perburuan tanda tangan Rice. Meriam London memproyeksikan Rice sebagai kekuatan tambahan di lini tengah menggantikan Granit Xhaka.

Sebanyak dua tawaran telah dilepaskan Arsenal untuk Declan Rice. Tawaran terbaru The Gunners mencapai 75 juta paun, plus bonus 15 juta euro.

- Advertisement -

Tapi tawaran itu ditolak West Ham, terutama kurang puas dengan struktur pembayaran yang diajukan, yakni cicilan selama lima tahun.

Klub berjuluk The Hammer itu hanya ingin melepas Rice dengan mahar 100 juta paun. Namun nominal tersebut dinilai kelewat tinggi untuk bisa ditebus Arsenal.

Alasan itu yang mengundang kekesalan dari Arteta. hingga dirinya tidak mau berbicara lanjut soal itu, meskipun tak menampik harga mahal pantas diberikan untuk pemain-pemain bertalenta.

“Saya tidak bisa berbicara tentang pemain yang tidak ada di klub. Saya lebih suka tidak mengatakan apa-apa,” kata Mikel Arteta, dikutip dari Marca.

“Talenta memiliki harga dan di Arsenal kami selalu tertarik pada pemain muda yang berpengalaman. Saya ulangi, saya tidak berbicara tentang pemain dari klub lain,” pungkasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

DEN Proyeksikan Ekonomi RI Stabil Tiga Bulan ke Depan

JCCNetwork.id-Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa hasil simulasi ekonomi menunjukkan kondisi perekonomian Indonesia diperkirakan tetap stabil...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER