JCCNetwork.id – Proposal mengakhiri konflik antara Rusia-Ukraina oleh Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto ditolak oleh Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov.
Menurut Menhan Ukraina tersebut, proposal perdamaian yang diusulkan Prabowo terdengar layaknya bukan rencana Indonesia, melainkan dari Rusia.
“Kedengarannya (proposal ini) seperti rencana Rusia, bukan rencana Indonesia. Kami tidak butuh mediator ini datang kepada kami (dengan) rencana aneh ini,” kata Rezkinov dilansir media Ukraina, Ukrinform, Minggu (4/6).
Santer diberitakan sebelumnya, Menhan Prabowo mengajukan usulan rencana mengakhiri konflik antara kedua negara tersebut.
Beberapa poin dalam usulan itu adalah melakukan genjatan senjata serta membangun zona demiliterisasi mundur ke belakang 15 kilometer dari posisi maju masing-masing negara.
Selain itu, Prabowo juga mengusulkan agar zona demiliterisasi itu tetap diawasi oleh ahli PBB untuk memastikan secara objektif keinginan penduduk di wilayah yang disengketakan.



