JPPR Desak Polri dan BNN Bongkar Individu Pengguna Uang Narkoba Buat Nyaleg

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) mendorong pemerintah, termasuk aparat kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN), untuk mengungkap identitas individu yang menggunakan uang ilegal dari obat terlarang untuk Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024, terutama calon anggota legislatif atau calon caleg.

Hal ini disampaikan oleh Koordinator Nasional JPPR, Nurlia Dian Paramita, setelah Bareskrim Polri mengungkap dugaan penggunaan dana obat terlarang dalam kegiatan Pemilu 2024. Menurut Paramita, temuan polisi ini semakin penting mengingat saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) sedang memverifikasi daftar calon caleg yang diajukan oleh partai politik.

- Advertisement -

Paramita menyatakan bahwa jika calon caleg yang terlibat dalam perdagangan narkotika terungkap, masyarakat dapat memilih wakil rakyat yang jujur dan memiliki integritas. Terlebih lagi, spanduk dan baliho para calon caleg telah banyak terpasang di sepanjang jalan.

JPPR berpendapat bahwa meskipun tindakan ini dilakukan oleh individu-individu politik, partai politik tetap bertanggung jawab atas penggunaan dana yang berasal dari perdagangan narkotika dalam Pemilu 2024. Partai politik dianggap tidak berhasil melaksanakan fungsi pendidikan politik di internal mereka.

Dalam hal ini, perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap peran dan keberadaan partai politik. Reformasi dan demokratisasi partai politik juga perlu dilakukan agar tidak dikuasai oleh mereka yang hanya peduli dengan modal ekonomi, terutama modal yang diperoleh secara ilegal seperti perdagangan narkotika.

- Advertisement -

“Negara juga harus mampu mengatur dan memberikan sanksi sosial, politik, dan hukum terhadap partai politik tersebut untuk dibubarkan. Karena tidak layak untuk memperjuangkan aspirasi rakyat dan mengancam keselamatan bangsa dan negara,” kata Paramita lewat keterangan persnya, Jumat (26/5/2023).

Sementara itu, Anggota KPU RI, Idham Holik, mengingatkan bahwa Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilu mengancam dengan hukuman penjara terkait penggunaan dana ilegal, termasuk dari kegiatan narkotika, untuk kepentingan Pemilu 2024.

Holik menjelaskan bahwa saat ini KPU sedang bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mengatur peraturan KPU (PKPU) yang mengatur pelaporan dana kampanye untuk Pemilu 2024. Rencananya, PKPU tersebut akan dibahas dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI dan pemerintah pada Senin, 29 Mei mendatang.

Sementara itu, anggota Bawaslu RI, Puadi, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap kampanye politik yang dilakukan oleh partai politik dan peserta pemilu, termasuk pemantauan sumber dana yang diduga berasal dari kegiatan narkotika.

Bawaslu juga akan menyelidiki dan menegakkan hukum jika ada laporan atau indikasi penggunaan dana hasil tindak pidana narkotika dalam pemilu.

“Bawaslu dapat berkoordinasi dengan kepolisian dan lembaga lainnya untuk mengumpulkan bukti dan menindak pelaku,” tutup Puadi.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Bukti TNI Peduli Kesehatan Kostrad Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-65 untuk Yang Membutuhkan

JCCNetwork.id- Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Kostrad, Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Mohammad Fadjar, M.P.ICT didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Gabungan Kostrad,...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Prabowo Minta Qodari Kumpulkan Video Hina MBG
08:51
Video thumbnail
Delay Berjam-Jam Tanpa Info, Penumpang Protes Pelayanan Maskapai #shotrs #trending
01:13
Video thumbnail
Detik-detik Siswi Tertabrak Motor Usai Tak Perhatikan Jalan #shotrs #trending
00:19
Video thumbnail
Detik-Detik Motor Jumping Saat Hendak Turun #shotrs #trending
00:14
Video thumbnail
Diduga Tabrak Lari, Mobil Dikejar Warga hingga Pintu Tol #shotrs #trending
00:21
Video thumbnail
Presiden Maunya Kapolri Dapat Penghargaan Lebih Tinggi #shotrs #trending
01:36
Video thumbnail
Itu Risiko Ketika Polri Banyak Jadi Sasaran #shotrs #trending
01:07
Video thumbnail
Prabowo Tahu Polisi Banyak Diserang
11:01
Video thumbnail
Pembangunan SPPG Polri Serap Hampir 59 Ribu Tenaga Kerja #shotrs #trending
00:54
Video thumbnail
Ribuan SPPG Polri Serap Hampir 59 Ribu Tenaga Kerja
08:57
Video thumbnail
Kayak Beli Gorengan! Aksi Ibu-Ibu Borong Emas Hampir Rp1 Miliar #shotrs #trending
00:25
Video thumbnail
Tak Dibelikan Motor, Remaja Ngamuk hingga Rusak Barang di Rumah #shotrs #trending
00:16
Video thumbnail
Tongkat Estafet Berpindah, Nova Minta Garuda Asia Perbanyak Uji Coba #shotrs #trending
01:04
Video thumbnail
Tongkat Estafet Berpindah, Nova Minta Garuda Asia Perbanyak Uji Coba
01:35
Video thumbnail
Instruksi Prabowo untuk Bahlil: Cek Izin Tambang Secara Proporsional
06:37
Video thumbnail
Formasi Pelatih Timnas Terbentuk, Herdman Gandeng Nova dan Sofie #shotrs #trending
00:40
Video thumbnail
Formasi Pelatih Timnas Terbentuk, Herdman Gandeng Nova dan Sofie
01:37
Video thumbnail
Momen Sopir Kesulitan Tutup Lubang Tangki, Cairan Sampai Kena Wajah #shotrs #trending
01:03
Video thumbnail
Sopir Taksi Online Tegur Penumpang Diduga Berbuat Tak Pantas di Dalam Mobil #shotrs #trending
02:12
Video thumbnail
Diduga Ugal-ugalan, Truk Picu Cekcok dengan Pengendara Motor #shotrs #trending
00:51

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER