Perwira Polisi Terjerat Skandal Ganda: Kasus Penganiayaan dan Solar Ilegal

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- AKBP Achiruddin Hasibuan, seorang perwira polisi tinggi, resmi menjadi tersangka dalam dua perkara yang menarik perhatian. Pertama kasus penganiayaan yang dilakukan oleh anaknya terhadap Ken Admiral, dan yang kedua adalah kasus gudang solar ilegal dekat rumahnya.

Pada tanggal 2 Mei 2023, Achiruddin diumumkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan tersebut oleh Kapolda Sumut, Irjen Panca Putra Simanjuntak, dalam sebuah sidang kode etik. Akibatnya, Achiruddin diberhentikan tidak dengan hormat dari jabatannya.

- Advertisement -

Tersangka dalam kasus penganiayaan ini bukanlah Achiruddin langsung, melainkan karena ia membiarkan peristiwa tersebut terjadi meskipun ia berada di lokasi kejadian.

Tindakannya dianggap melanggar Pasal 351 Ayat 2 Jo Pasal 55, Pasal 56 atau Pasal 304 KUHPidana. Jika terbukti bersalah, Achiruddin dapat dihukum dengan penjara selama lima tahun.

Namun, kedua perkara yang menjerat Achiruddin tidak berhenti di situ. Ditambahkan dengan kasus gudang solar ilegal yang ditemukan polisi selama penyelidikan kasus penganiayaan, Achiruddin kini menjadi tersangka dalam dua perkara serius.

- Advertisement -

Dalam kasus gudang solar ilegal, Achiruddin adalah salah satu dari tiga tersangka yang ditetapkan oleh Ditreskrimsus Polda Sumut. Dua tersangka lainnya adalah Edy, Direktur Utama PT Almira Nusa Raya, dan Parlin, seorang petugas lapangan.

Kombes Teddy Marbun, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, menjelaskan bahwa Achiruddin, Edy, dan Parlin ditetapkan sebagai tersangka terkait gudang solar ilegal tersebut. Achiruddin, sebagai seorang perwira polisi, terlibat dalam kasus ini, yang memberikan dimensi yang lebih kompleks pada situasi tersebut.

“Terkait gudang solar itu ada tiga orang yang ditetapkan jadi tersangka. Dua orang dari PT Almira, Edy sebagai Direktur Utamanya dan Parlin (orang lapangan). Sedangkan satu lagi AH (Achiruddin Hasibuan),” kata Teddy, dikutip Kamis (25/5/2023).

Dengan penambahan kasus gudang solar ilegal, Achiruddin kini berstatus sebagai tersangka dalam dua perkara yang berbeda. Selain harus menghadapi konsekuensi hukum dalam kasus penganiayaan, ia juga harus menghadapi implikasi hukum terkait keterlibatannya dalam gudang solar ilegal.

Kasus ini menggambarkan betapa kompleksnya situasi yang melibatkan seorang perwira polisi tinggi, yang seharusnya menjadi teladan dalam menjalankan tugasnya. Perjalanan hukum Achiruddin masih akan terus berkembang seiring dengan penyelidikan lebih lanjut dan proses persidangan yang akan datang.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Hakim Tolak Eksepsi Febrie, Sidang Berlanjut

JCCNetwork.id- Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta memutuskan untuk tidak menerima keberatan atau eksepsi yang diajukan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Kapolri Suyudi Gandeng Komdigi Perkuat Pemberantasan Kejahatan Digital
05:12
Video thumbnail
Dinilai Berpotensi Bebani APBN, 26 Wantimpres Era Prabowo Digugat ke MK #shorts #trending
01:35
Video thumbnail
Kalau Ketemu Presiden Prabowo Mau Sampaikan Apa?
01:14
Video thumbnail
Gugatan ke MK, Keberadaan 26 Wantimpres Prabowo Dinilai Bebani APBN
12:59
Video thumbnail
Prabowo Kerap Reshuffle Menteri, Mahfud MD Angkat Bicara
09:01
Video thumbnail
Komisi III DPR Serukan Perangi Jaringan Narkoba Dari Malaysia #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Hinca Panjaitan Serukan Perang terhadap Bandar Narkoba Dari Malaysia
09:35
Video thumbnail
Dukung Rumah Subsidi, Prabowo Dorong Penyerapan 2,4 Juta Genteng Produksi UMKM #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Menteri Ara Beberkan Arahan Prabowo, 2,4 Juta Genteng UMKM Siap Dikirim untuk Rumah Subsidi
08:01
Video thumbnail
Indonesia Bersiap Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, Bahlil Akhirnya Buka Suara
08:30
Video thumbnail
Detik-Detik Mentan Amran Jadi Pusat Perhatian di Lampung #shorts #trending
01:58
Video thumbnail
Usulan Luhut Soal Redefinisi Korupsi Tak Disetujui Prabowo
12:26
Video thumbnail
Rocky Gerung Singgung Era Jokowi, Sebut Pernah Lolos dari 34 Laporan Polisi #shorts #trending
01:57
Video thumbnail
Singgung Era Jokowi, Rocky Gerung Bicara Pengalaman, Klaim Lolos dari 34 Laporan Polisi
11:22
Video thumbnail
Hakim Daniel Singgung Aturan Wantimpres dari Era Jokowi
08:34
Video thumbnail
Usulan Luhut Soal Redefinisi Korupsi Belum Disetujui Prabowo #shorts #trending
02:12
Video thumbnail
Sidang UU Polri Arsul Sani Singgung Amplop Cokelat dalam Rapat Resmi
09:14
Video thumbnail
DPR Tekankan Pentingnya Kompetensi Sebut Ijazah Bukan yang Utama, tapi Jangan Sampai Palsu #shorts
01:57
Video thumbnail
DPR Ingatkan Mahasiswa: Gelar Bukan Tolok Ukur Utama, Keaslian Ijazah Tetap Penting
08:04
Video thumbnail
Momen Tak Terduga Menteri HAM Natalius Pigai, Lancar Berbahasa Kongo di Hadapan Forum
09:46

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER