Disperindag Kota Bekasi: Banyak Warga Gelar Hajatan, Harga Telur Meroket

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi, Robert TP Siagian menjelaskan, di pasar tradisional harga telur ayam mengalami peningkatan per 26 April  Rp.28 ribu, kini mencapai Rp. 32 ribu per kilogram.

“Penyebabnya, kenaikan harga pakan ayam dan kebutuhan masyarakat terhadap kebutuhan gizi. Selain itu, banyaknya permintaan masyarakat pada musim hajatan dan hari raya besar,” ungkap Robert kepada wartawan, Selasa (23/05/23) kemarin.

- Advertisement -

Anto (50), pemilik agen telur di Kayuringin, Bekasi Selatan, mengeluhkan naiknya harga telur ayam tersebut.

“Sekarang harga telur berkisar Rp.31 ribu. Kenaikannya sudah terjadi sekitar hampir dua Minggu terakhir,” keluh Anto.

Ia sebagai pedagang mengaku keberatan kenaikan harga telur ayam terbilang cukup tinggi, dari harga Rp.26 ribu melonjak Rp. 31 ribu.

- Advertisement -

“Kita hanya ambil dari peternak harga segitu, untungnya segitu. Hhabis lebaran Rp.26 ribuan harganya, dua Minggu kesini udah mulai naik harganya, di kisaran Rp.30 – 31 ribu per kilogram,” beber Anto.

“Kalau soal terlambat pengiriman barang masih wajar, masih ada toleransi. Tapi dengan adanya kenaikan harga telur, tentunya juga berpengaruh, terutama  dari sisi penjualan .Ya harapan saya ke pemerintah, semoga cepat distabilkan harga Telur. Agar peternak senang, pedagang senang, masyarakat senang,” imbuhnya.

den/drs

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Rombongan Berhenti di Sitinjau Lauik Picu Kritik

JCCNetwork.id-Aksi sejumlah kendaraan yang berhenti mendadak di jalur ekstrem Panorama 1, Sitinjau Lauik, Kota Padang, menuai sorotan publik setelah rekamannya beredar luas di media...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER