JCCNetwork.id- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) harus memacu pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di tengah situasi ketidakpastian yang dihadapi akibat krisis global.
Dalam pertemuan KTT ke-15 IMT-GT di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Kamis, Jokowi menyampaikan bahwa volume perdagangan IMT-GT sudah mencapai 618 miliar dolar AS (Rp9.089,23 triliun), meskipun terdampak krisis global.
“Mari kobarkan semangat kolaborasi khususnya dengan peningkatan daya saing konektivitas, pariwisata, dan investasi untuk mencapai visi IMT-GT 2036,” ujar Jokowi.
Adapun Wilayah Indonesia yang masuk dalam kerjasama IMT-GT adalah Aceh, Bangka Belitung, Bengkulu, Jambi, Lampung, Sumatera Selatan, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
IMT-GT 2023-2025 Visit Year Campaign disahkan oleh para pemimpin IMT-GT pada KTT ke-14 IMT-GT di Phnom Penh, Kamboja pada 10 November 2022. Kampanye ini bertujuan untuk mendorong pemulihan pariwisata di tiga negara bagian dari IMT-GT, serta untuk meningkatkan kesadaran tentang IMT-GT sebagai destinasi tunggal. Strategi utama yang digunakan adalah memasarkan sub-regional sebagai destinasi wisata tunggal.
Kampanye ini juga bermanfaat bagi Indonesia sebagai ketua IMT-GT Bidang Pariwisata untuk mendorong pemulihan pariwisata dan pemasaran destinasi pariwisata, khususnya di 10 provinsi di Sumatera.
Hal ini menjadi peluang bagi Indonesia untuk mempromosikan dua destinasi prioritas di Sumatera, yaitu Danau Toba di Sumatera Utara dan Tanjung Kelayang di Bangka Belitung, serta untuk mempromosikan destinasi baru dan kurang dieksplorasi di wilayah Sumatera.



