Ada anjuran supaya tidak berbaring segera setelah makan. Anjuran ini sebenarnya mengandung nilai positif, yang paling tidak mencegah timbulnya gangguan kembung atau rasa sakit menusuk.
Jika kita berbaring segera setelah makan atau membungkuk ketika duduk, akan memberikan tekanan pada “pintu jebak.” Tanpa adanya berat untuk mempertahankan isi lambung, asam lambung akan keluar kerongkongan.
Berbaring setelah makan sebaiknya di lakukan kira-kira tiga jam setelah makan, terutama bagi mereka yang sering mendapat gangguan lambung.
Pola kebiasaan salah dapat pula berupa kebiasaan makan. Tidak jarang, pola makan dapat merupakan biang keladi timbulnya gang-guan ini. Makan yang terlalu banyak dan cepat biasa di lakukan oleh sebagian orang, baik karena tergesa-gesa maupun kebiasaan sejak kecil. Padahal kebiasaan yang kurang baik ini akan memberatkan kerja lambung.
Akibatnya, lambung terlalu penuh oleh makanan, sehingga makanan selanjutnya akan menekan “pintu jebak.” Lebih dari itu, tekanan yang terus dapat membuat pintu tersebut meregang, sehingga asam lambung mengalir ke kerongkongan.
Kembung yang terasa hanya sekali-kali, misalnya sekali atau dua kali dalam sebulan, sebenamya tidak perlu di khawatirkan. Lain halnya kembung yang terjadi hampir tiap hari, hal ini perlu di perhatikan dan memerlukan pertolongan dokter. Menyepelekan gangguan lambung seperti ini atau menganggapnya “sudah biasa”, bukanlah langkah yang bijaksana.
Cara Mengatasinya
Ada penderita yang kemudian selalu tergantung pada obat-obat penetral asam (antasida) tanpa bersedia mencari penyebabnya. Dengan begitu gejala yang muncul setiap hari akan di anggap kecil dan membiarkannya terlalu lama.
Padahal gangguan lambung ini dapat menimbulkan berbagai komplikasi. Komplikasi tersebut antara lain timbulnya parut-parut luka pada lambung, dapat mempersempit saluran kerongkongan, bahkan “Esofagus Barret” yang merupakan tanda dini adanya proses keganasan atau kanker.
Banyak obat-obatan yang di jual bebas, ditawarkan sebagai anti kembung maupun untuk menetralkan asam lambung. Dokter pun akan memberikan obat-obatan semacam ini.



