JCCNetwork.id – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) turut mengapresiasi capaian kemajuan di sektor pertanian Indonesia dalam empat tahun terakhir.
Tercatat pada kontribusi di sektor pertanian Indonesia mampu menyumbang sekitar Rp2 rubu triliun terhadap perekonomian negara.
“Sektor pertanian mampu memberikan kontribusi sebesar Rp2.428,9 triliun dari nilai total Rp19 ribu triliun,” kata Inspektur Jenderal Kemendagri Komjen Tomsi Tohir dalam keterangannya yang dikutip JCCNetwork.id, Rabu (31/5).
“Ini merupakan sektor yang sangat penting sebagai sumber mata uang 26,87 persen total angkatan kerja kita,” tambahnya.
Menurut Tohir, sektor pertanian merupakan yang paling strategis dalam konstribusinya terhadap perekonomian nasional. Termasuk juga dalam penyediaan pangan yang berkelanjutan.
Pasalnya, tanpa ketercukupan beras secara nasional, Indonesia bisa dilanda kelaparan serta pemicu terjadinya krisis lain yang bisa membahayakan.
“Sektor pertanian berkontribusi besar dalam kesadaran pangan yang berkualitas. Tanpa pertanian yang produktif, kita akan menderita kelaparan. Dengan ancaman kelangkaan pangan akibat perubahan iklim atau cuaca ekstrem,” tuturnya.
Selain itu, ancaman lainnya seperti cuaca ekstrem EL Nino yang saat ini tengah melanda Indonesia.
Oleh karena itu, Tohir berharap masalah-masalah tersebut dapat menjadi perhatian bersama, khususnya kepala daerah di seluruh Indonesia.
“Dampak El Nino ini belum datang saja kita sudah merasakan di pasaran harga beras mengalami kenaikan 20-21 persen. Apalagi kalau El Nino sudah terjadi. Makanya, kita harus bisa mengantisipasi hal tersebut,” tegasnya.
Senada dikatakan Sekjen Kementerian Pertanian Kasdi Subagyono bahwa sektor pertanian saat ini terus mengalami peningkatan yang signifikan.
Dari data BPS tahun 2020, sektor pertanian menjadi kunci ekonomi nasional karena sektor lainnya terkonsentrasi akibat pandemi Covid-19.
“Waktu itu hanya satu sektor saja yang tumbuh 16,24 persen. Jadi, ini adalah pertumbuhan dari sektor pertanian yang sangat luar biasa. Ekspor kita dalam tiga tahun meningkat sangat signifikan. Salah satu yang sangat penting jumlah kenaikannya sangat luar biasa sebesar 63 persen,”pungkasnya.



