JCCNetwork.id- Harga sejumlah komoditas pangan strategis di tingkat pedagang eceran nasional mengalami pergerakan pada awal pekan. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, Senin (13/7/2026), cabai rawit merah masih menjadi salah satu komoditas dengan harga tertinggi, yakni mencapai Rp57.250 per kilogram.
Selain cabai rawit merah, harga telur ayam ras tercatat berada di level Rp28.600 per kilogram. Data tersebut menunjukkan pasokan sejumlah kebutuhan pokok masih menjadi perhatian mengingat fluktuasi harga yang terus terjadi di berbagai daerah.
PIHPS juga mencatat harga bawang merah berada di angka Rp44.750 per kilogram, sedangkan bawang putih dijual Rp43.900 per kilogram. Kedua komoditas tersebut masih berada pada kisaran harga yang relatif stabil dibandingkan beberapa pekan sebelumnya.
Untuk komoditas beras, harga beras kualitas bawah I dipatok Rp14.700 per kilogram, sementara beras kualitas bawah II tercatat Rp14.650 per kilogram. Adapun beras kualitas medium I dijual Rp16.300 per kilogram dan beras kualitas medium II sebesar Rp16.250 per kilogram.
Sementara itu, beras kualitas super I berada di level Rp17.550 per kilogram, sedangkan beras kualitas super II mencapai Rp17.100 per kilogram. Perbedaan harga tersebut dipengaruhi oleh kualitas serta karakteristik masing-masing jenis beras yang dipasarkan kepada masyarakat.
Pada kelompok komoditas hortikultura, harga cabai merah besar tercatat Rp46.250 per kilogram. Cabai merah keriting dijual Rp44.850 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau berada di angka Rp50.550 per kilogram.
Di sektor protein hewani, harga daging ayam ras segar mencapai Rp36.800 per kilogram. Untuk daging sapi, kualitas I dipasarkan seharga Rp149.550 per kilogram, sedangkan kualitas II berada di level Rp142.600 per kilogram.
Komoditas gula juga menunjukkan harga yang bervariasi. Gula pasir kualitas premium tercatat dijual Rp20.000 per kilogram, sementara gula pasir lokal berada di angka Rp19.050 per kilogram.
Adapun pada kelompok minyak goreng, harga minyak goreng curah tercatat sebesar Rp20.550 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek I dijual Rp23.800 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II berada di harga Rp23.200 per liter.
Data PIHPS tersebut menjadi salah satu acuan dalam memantau perkembangan harga pangan nasional di tingkat pedagang eceran. Pemerintah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan terhadap dinamika harga dan pasokan komoditas strategis guna menjaga stabilitas pangan serta daya beli masyarakat di berbagai daerah.



