JCCNetwork.id-Piala Dunia 2026 tidak hanya menyajikan persaingan antarnegara, tetapi juga menghadirkan cerita unik dari sejumlah pemain yang memiliki hubungan keluarga.
Tercatat delapan pasang saudara akan tampil pada turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut, dengan beberapa di antaranya berpotensi bertemu sebagai lawan karena membela tim nasional yang berbeda.
Fenomena ini menjadi perhatian karena peluang dua bersaudara menembus level sepak bola profesional tergolong kecil.
Namun, pada edisi Piala Dunia kali ini, sejumlah keluarga berhasil menempatkan lebih dari satu anggota mereka di panggung tertinggi sepak bola internasional.
Prancis menjadi salah satu negara yang memiliki pasangan saudara dalam skuadnya, yakni Lucas Hernández dan Théo Hernández.
Keduanya berpeluang memperkuat lini belakang Les Bleus sepanjang turnamen.
Belanda juga membawa dua saudara kandung, Jurrien Timber dan Quinten Timber.
Jurrien yang berposisi sebagai bek menjadi bagian penting skuad Oranje, sementara Quinten berperan di sektor tengah.
Sementara itu, Tanjung Verde mengandalkan Laros Duarte dan Deroy Duarte yang lahir di Belanda namun memilih membela negara asal keluarga mereka.
Keikutsertaan keduanya menjadi bagian dari sejarah debut Tanjung Verde di putaran final Piala Dunia.
Curaçao juga memiliki pasangan bersaudara dalam tim nasional, yakni Leandro Bacuna dan Juninho Bacuna.
Keduanya menjadi andalan tim yang untuk pertama kalinya tampil di ajang sepak bola paling bergengsi tersebut.
Selain bermain untuk negara yang sama, sejumlah saudara kandung berpotensi saling berhadapan di lapangan.
Salah satunya adalah penyerang Belanda Brian Brobbey dan kakaknya, Derrick Luckassen, yang membela Ghana.
Potensi duel keluarga lainnya melibatkan Désiré Doué dari Prancis dan Guéla Doué yang memperkuat Pantai Gading.
Kedua pemain itu berpeluang bertemu apabila tim nasional masing-masing melaju ke fase gugur.
Sorotan juga tertuju pada keluarga Williams.
Iñaki Williams kini membela Ghana, sedangkan adiknya, Nico Williams, menjadi salah satu pemain kunci Spanyol.
Keduanya berpeluang menciptakan duel saudara apabila kedua negara bertemu dalam turnamen.
Pasangan terakhir yang berpotensi saling berhadapan adalah John Souttar dan Harry Souttar.
John memperkuat Skotlandia, sementara Harry memilih membela Australia dan bersiap menjalani penampilan keduanya di Piala Dunia.
Dengan format baru yang meloloskan 32 dari 48 peserta ke fase gugur, peluang terjadinya pertemuan antarsaudara dalam pertandingan resmi Piala Dunia dinilai cukup besar.
Salah satu skenario yang paling memungkinkan adalah duel antara Désiré Doué dan Guéla Doué apabila Prancis dan Pantai Gading berhasil melangkah hingga babak 32 besar.






