Gunung Dukono Erupsi Hebat

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Aktivitas vulkanik Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali meningkat setelah gunung api tersebut mengalami erupsi dengan semburan kolom abu vulkanik mencapai ribuan meter, Selasa (12/5/2026). Letusan yang terjadi pada pagi hari itu memicu peningkatan kewaspadaan warga di sekitar kawasan rawan bencana.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi kolom abu akibat erupsi terpantau mencapai sekitar 4.300 meter di atas puncak atau sekitar 5.387 meter di atas permukaan laut. Abu vulkanik terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal dan bergerak mengarah ke wilayah barat laut mengikuti arah angin.

- Advertisement -

“Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah barat laut,” tulis PVMBG, Selasa (12/5/2026).

Dalam laporan resminya, PVMBG menyebutkan erupsi Gunung Dukono terekam melalui alat seismograf dengan amplitudo mencapai 34 milimeter dan durasi letusan sekitar 53,80 detik. Hingga laporan diterbitkan, aktivitas erupsi masih berlangsung dan gunung terus mengeluarkan abu vulkanik.

Petugas vulkanologi mengingatkan bahwa Gunung Dukono merupakan salah satu gunung api aktif di Indonesia yang erupsinya kerap terjadi secara periodik. Karakter letusan gunung tersebut didominasi lontaran abu vulkanik yang dapat menyebar ke berbagai wilayah tergantung arah dan kecepatan angin.

- Advertisement -

Meski aktivitas vulkanik meningkat, status Gunung Dukono saat ini masih berada pada Level II atau Waspada. Namun demikian, masyarakat diminta tetap mematuhi rekomendasi keselamatan yang telah dikeluarkan PVMBG guna menghindari risiko paparan abu vulkanik maupun potensi bahaya lainnya di sekitar kawah aktif.

PVMBG meminta warga, pendaki, maupun wisatawan agar tidak melakukan aktivitas dalam radius empat kilometer dari Kawah Malupang Warirang yang menjadi pusat aktivitas erupsi Gunung Dukono. Kawasan tersebut dinilai berpotensi mengalami lontaran material vulkanik dan hujan abu sewaktu-waktu.

Selain itu, masyarakat yang bermukim di sekitar gunung diimbau selalu menyiapkan masker atau penutup hidung dan mulut. Langkah tersebut penting untuk mengurangi dampak gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik, terutama terhadap sistem pernapasan.

“Maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,” imbaunya.

Erupsi Gunung Dukono juga terus dipantau secara intensif oleh petugas pos pengamatan gunung api. PVMBG memastikan perkembangan aktivitas vulkanik akan terus diperbarui sebagai langkah antisipasi dini terhadap kemungkinan peningkatan aktivitas gunung api tersebut.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Mendagri Instruksikan Pajak Kendaraan Listrik Dibebaskan

JCCNetwork.id- Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menginstruksikan seluruh gubernur di Indonesia untuk segera memberikan insentif fiskal bagi pemilik kendaraan listrik berbasis baterai melalui pembebasan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER