JCCNetwork.id- Kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah yang dijadikan tempat usaha kafe di Jalan Nyai Balau, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (4/3/2026) dini hari. Peristiwa yang terjadi tak lama setelah warga menunaikan sahur itu menyebabkan bangunan rusak berat dan menimbulkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kebakaran dilaporkan sekitar pukul 04.19 WIB. Api pertama kali diketahui warga sudah membesar di bagian belakang bangunan. Dalam waktu singkat, kobaran api merambat ke seluruh bagian kafe yang sebagian besar berbahan material mudah terbakar.
Warga sekitar yang menyadari kejadian tersebut segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Sejumlah unit mobil pemadam dari Pemerintah Kota Palangka Raya diterjunkan ke lokasi, dibantu armada dari Dinas Kehutanan Provinsi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta relawan pemadam kebakaran.
Petugas harus berjibaku selama kurang lebih 30 menit untuk mengendalikan api agar tidak menjalar ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian. Kondisi bangunan yang berdempetan dengan permukiman warga sempat membuat situasi mencekam. Beruntung, api berhasil dilokalisasi sebelum meluas.
Petugas Pemadam Kebakaran Kota Palangka Raya, Sucipto, mengatakan berdasarkan keterangan awal dari warga, titik api diduga berasal dari area belakang bangunan. Namun demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan.
“Penyebab masih dalam penyelidikan kepolisian, namun menurut keterangan warga api berasal dari bagian belakang,” ujar Sucipto di lokasi.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Saat kejadian, bangunan dalam kondisi kosong sehingga tidak ada pengunjung maupun karyawan yang berada di dalam kafe.
Sementara itu, aparat kepolisian dari Polresta Palangka Raya telah memasang garis polisi di lokasi kebakaran dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan guna mengungkap penyebab kebakaran secara pasti, termasuk kemungkinan adanya korsleting listrik atau faktor kelalaian.
Pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bulan Ramadan ketika aktivitas memasak pada dini hari meningkat. Warga juga diminta rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan peralatan elektronik dalam kondisi aman guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.



