Polri Percepat Distribusi Bantuan Bencana di Sumatra

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kepolisian Negara Republik Indonesia mengerahkan pesawat dan kapal taktis guna mempercepat distribusi bantuan bagi warga terdampak bencana di tiga provinsi Sumatra. Dua pesawat, masing-masing jenis CN dan Fokker, diterbangkan dari Markas Polisi Udara Pondok Cabe pada Sabtu (29/11), membawa logistik serta peralatan penyelamatan ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menyatakan langkah ini merupakan respons cepat atas instruksi pemerintah untuk memperkuat penanganan darurat.

- Advertisement -

“Atas perintah Bapak Presiden kepada Bapak Kapolri, Polri diminta segera melakukan tindakan nyata dalam rangka mitigasi bencana. Instruksi ini langsung ditindaklanjuti hari ini,” ujar Trunoyudo melalui keterangannya, Sabtu (29/11).

Bantuan yang dikirim Polri mencakup pemenuhan kebutuhan mendesak bagi kelompok rentan, seperti anak-anak dan ibu, berupa pakaian, tas sekolah, obat-obatan, makanan siap saji, air mineral, kasur lipat, selimut, serta pelampung. Tercatat, masing-masing wilayah menerima 1.500 paket perlengkapan.

“Untuk masing-masing daerah, Polri menyiapkan paket kebutuhan anak dan ibu sebanyak 1.500 pcs, termasuk pakaian, tas sekolah, obat-obatan, makanan siap saji, kasur lipat, selimut, pelampung, serta air mineral,” jelas Trunoyudo.

- Advertisement -

Selain logistik dasar, Polri menyalurkan perlengkapan SAR untuk mendukung operasi penyelamatan di lokasi-lokasi terdampak. Ke Polda Aceh, Polri mengirim 20 perahu karet, 220 pelampung, 10 tenda peleton, 2 tenda dokas, 200 fieldbed, 2.000 MTP, portable solar generator, dan Techno WiFi.

Bantuan untuk Polda Sumatera Utara meliputi 10 perahu karet, 60 pelampung, 500 jas hujan, 7 tenda peleton, 300 fieldbed, 3.000 MTP, 1.000 pack masker, tiga unit genset, empat unit wontek, hingga 500 paket nasi cepat saji. Sementara di Sumatera Barat, Polri mengirim 3 perahu karet, 18 pelampung, lima senso, 10 tenda peleton, 300 fieldbed, 2.000 MTP, 200 skop runcing, dan 100 ponco cokelat.

Trunoyudo menegaskan kelengkapan tersebut disusun berdasarkan perkembangan kebutuhan di lapangan.

“Semua unsur kami kerahkan dari Polisi Udara, Polair, Tim Rescue Baharkam, K9, Brimob, Logistik, hingga Forensik DVI dan Kedokteran Polri untuk memastikan bantuan yang dikirim benar-benar tepat guna,” katanya.

Untuk menjangkau daerah yang terisolasi, Polri juga menggerakkan kapal-kapal Polair, seperti Jalak 5002, Kutilang 5005, Pingwin 5011, serta dukungan kapal dari Polda Riau. Sejumlah helikopter dari berbagai polda juga telah diterjunkan untuk mempercepat pendistribusian ke titik-titik sulit.

Tak hanya logistik dan peralatan penyelamatan, dukungan kebutuhan harian masyarakat turut diperkuat melalui 28 dapur lapangan yang kini aktif di 22 polda. Dapur tersebut menyediakan makanan siap saji bagi warga yang masih bertahan di pos pengungsian.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Masita Mahmudin Lanjutkan Karier sebagai Pelatih Muda

JCCNetwork.id-Mantan pebulu tangkis Indonesia, Masita Mahmudin, kini meniti karier sebagai pelatih di luar negeri setelah tidak lagi menjadi bagian dari pemusatan latihan nasional PBSI. Masita...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER