KAI Selesaikan Peningkatan Rel Jelang Libur Nataru

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Menjelang periode puncak libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mempercepat sejumlah pekerjaan peningkatan prasarana untuk memastikan arus perjalanan masyarakat berjalan tanpa gangguan. Beberapa pekerjaan strategis dilaporkan telah mencapai tahap akhir dan ditargetkan selesai sebelum masa angkutan Nataru dimulai.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa peningkatan infrastruktur jalur kereta api yang berlangsung sepanjang tahun ini merupakan tindak lanjut dari instruksi pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi publik. Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto melalui Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menekankan pentingnya keamanan, kenyamanan, dan kebersihan sebagai standar pelayanan utama.

- Advertisement -

“Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin, keamanan, kenyamanan, dan kebersihan harus menjadi prioritas utama dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujar Anne kepada wartawan, Senin (24/11/2025).

Hingga November 2025, KAI mencatat sejumlah capaian signifikan dalam pemeliharaan dan pembaruan prasarana. Di antaranya adalah penyelesaian penggantian rel sepanjang 84.525 meter di berbagai lintas operasional. Pekerjaan tersebut meliputi peningkatan tipe rel dari R42 ke R54 serta penggantian rel yang dinilai sudah tidak layak.

Tidak hanya rel, KAI juga merampungkan penggantian 150 wesel atau perangkat pemindah jalur. Komponen ini berperan vital pada titik persimpangan rel karena memastikan kereta dapat berganti jalur dengan aman.

- Advertisement -

“Penggunaan rel berukuran lebih besar dan perangkat prasarana yang baru akan meningkatkan kestabilan perjalanan, mendukung kecepatan operasional kereta, serta yang terpenting meningkatkan keselamatan,” jelas Anne.

KAI juga meningkatkan kekuatan jalur dengan penyebaran 189.883 meter kubik batu kricak atau batu split. Material tersebut berfungsi sebagai fondasi penyangga rel yang membantu meredam vibrasi, menstabilkan struktur jalur, dan memastikan perjalanan tetap mulus meski dalam frekuensi perjalanan tinggi selama libur panjang.

Selain fokus pada stabilitas perjalanan, KAI turut menerapkan langkah berorientasi lingkungan. Sepanjang tahun ini, perusahaan memasang 12.084 batang bantalan sintetis untuk menggantikan bantalan kayu di sejumlah jembatan berstruktur baja. Penggunaan material sintetis disebut dapat mengurangi kebutuhan penebangan kayu dan meningkatkan daya tahannya terhadap kondisi cuaca ekstrem maupun paparan bahan kimia.

“Penggunaan material sintetis ini merupakan komitmen KAI terhadap keberlanjutan dan pelestarian lingkungan. Jika hingga November 2025 KAI telah memasang 12.084 bantalan sintetis, maka sebanyak itu juga batang pohon yang berhasil diselamatkan dari penebangan,” tambah Anne.

Bantalan sintetis dinilai lebih efisien karena memiliki usia pakai lebih panjang, tidak mudah lapuk, mudah dirawat, dan tahan terhadap minyak serta solar—dua bahan yang umum ditemui pada area operasional kereta.

Anne menegaskan bahwa seluruh pembenahan prasarana ini diprioritaskan untuk diselesaikan sebelum masa angkutan Nataru 2025/2026. Periode tersebut diperkirakan kembali menjadi salah satu masa transportasi tersibuk, seiring meningkatnya perjalanan liburan dan aktivitas mudik.

“Seluruh peningkatan prasarana ini kami lakukan untuk memastikan para pelanggan dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan selamat khususnya pada masa Angkutan Nataru 2025/2026. Melalui berbagai pembenahan yang terus kami lakukan, KAI berkomitmen untuk Semakin Melayani masyarakat dengan menghadirkan layanan transportasi yang andal, responsif, dan siap mendukung momen berharga pelanggan bersama keluarga di akhir tahun,” tutup Anne.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Tawuran Berdarah di Jakarta Utara, Remaja 16 Tahun Tewas

JCCNetwork.id- Seorang remaja berinisial A (16) meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan menggunakan senjata tajam dalam bentrokan antarkelompok yang terjadi di kawasan Kompleks...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Keponakan Presiden Prabowo Sebut Dunia Iri dengan Budaya RI
08:42
Video thumbnail
Tak Pakai Lama! Purbaya Gerak Cepat Bongkar Aturan Berbelit
08:35
Video thumbnail
Prabowo Blak-blakan! Ekonomi Itu Sederhana, Jangan Dianggap Ilmu Para Dewa
08:57
Video thumbnail
Bukan Kaleng-Kaleng! Inovasi Pertanian Bikin Heboh, Traktor Amfibi hingga Alat Panjat Kelapa
08:23
Video thumbnail
Luar Biasa Mentan Amran Borong Lahan Jagung Rp10 Miliar, 3.000 H Siap Dibagikan Gratis ke Petani
08:04
Video thumbnail
MUI Dorong Kongres Ambil Sikap Jelas, Minta Rekomendasi Tegas Tolak Praktik LGBT di Indonesia
08:16
Video thumbnail
Bahlil Yakin Era Mobil Hidrogen Segera Tiba, Mobil Listrik Terancam?
11:06
Video thumbnail
Berseloroh, Polkam Bicara Tegas soal Plt Jaksa Agung
08:29
Video thumbnail
MBG Program Mulia, Namun Terganggu Gegara Oknum Pejabat Kalah Lawan Setan & Roh Gelap
08:59
Video thumbnail
Prabowo Semprot Media soal Pemberitaan Sekolah Rusak: Ada Waktunya Saya Sebut!
10:25
Video thumbnail
Dipandang Sebelah Mata, Mampukah B50 Jadi Senjata Baru Energi Indonesia?
11:17
Video thumbnail
Bahlil Singgung "Tulis Lain Baca Lain Bikin Lain"
11:13
Video thumbnail
MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus Begitu Saja, Operator Wajib Kasih Opsi
09:56
Video thumbnail
Purbaya cecar PLN dan Kemenperin Jelaskan Aturan KEK yang Rugikan Industri Lokal
16:59
Video thumbnail
Prabowo Tanya LSM yang Sering Mengkritik: Siapa yang Bayar HP dan Listrik Kalian?
08:47
Video thumbnail
Nasib Pedagang BBM Way Kanan Berbalik, DPR Minta Kasusnya Dihentikan: Dia Pahlawan
08:59
Video thumbnail
Prabowo Soroti Kaus Prabowonomics di Kaus Kader PKB Sebut Tidak Pantas Namanya di Situ!
08:41
Video thumbnail
Suasana Pecah! Prabowo Bercanda ke Bahlil, Sebut MBG Singkatan Mas Bahlil Ganteng
08:37
Video thumbnail
Ngaku Penganut Mazhab Bebas Aktif, Bahlil: Saya Nggak Bisa Digiring
11:09
Video thumbnail
Hadir di Harlah PKB, Bahlil Disambut Meriah, Cak Imin: Gawat, Banyak Penggemarnya!
11:15

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER