JCCNetwork.id- Rasa haru dan syukur tak bisa disembunyikan dari wajah Abdul Hanan, ayah Alfatih Cakra Buana.
Ia mengaku tak menyangka anaknya masih bisa ditemukan dalam kondisi selamat setelah tiga hari tertimbun bangunan musala yang ambruk.
“Ini merupakan hadiah dari Allah SWT buat saya dan keluarga,” ujarnya penuh haru saat ditemui di RSUD Sidoarjo.
Abdul Hanan juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras mengevakuasi korban dari reruntuhan.
“Saya berterima kasih kepada seluruh petugas dan relawan yang telah menyelamatkan anak saya. Semoga wali santri lainnya diberi kekuatan menghadapi musibah ini,” tambahnya.
Hingga kini, proses pencarian korban lain masih terus dilakukan. Sementara itu, pihak pondok pesantren dan pemerintah daerah tengah melakukan pendataan serta memberi pendampingan kepada para korban dan keluarganya.
Musibah ini menjadi pengingat bahwa di tengah duka mendalam, harapan dan keajaiban masih bisa ditemukan.



