Menkeu Purbaya Minta DPR Perkuat Pengawasan Anggaran

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta DPR RI, khususnya Badan Anggaran (Banggar), untuk terus aktif mengawasi dan mengoreksi kebijakan pemerintah, terutama dalam hal penyerapan anggaran. Hal itu disampaikannya dalam Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (23/9/2025).

Purbaya menekankan pentingnya peran pengawasan DPR untuk mencegah terjadinya kelalaian pengelolaan anggaran yang dapat berdampak pada stabilitas ekonomi nasional.

- Advertisement -

“Pak Said (Ketua Banggar) hati-hati sekali dan saya terima kasih atas dukungannya, sehingga saya tidak terlalu ‘koboi’ dalam mengambil keputusan. Ini penting untuk menjaga kesinambungan fiskal kita. Ada kontrol dari Banggar agar kami tidak semena-mena menggunakan anggaran,” ujar Purbaya.

Ia juga mengingatkan agar ke depan DPR dan Banggar lebih aktif memberikan masukan dan evaluasi terhadap penyerapan anggaran pemerintah.

“Kalau kebanyakan nganggur, tolong dikasih tahu lagi, Pak. Jangan seperti kemarin-kemarin, sudah mau runtuh ekonominya baru kita sadar. Jadi Banggar tolong terus beri masukan, karena tujuan kita menciptakan masyarakat yang adil dan makmur,” katanya.

- Advertisement -

Dalam rapat yang sama, Purbaya juga menjelaskan soal tambahan stimulus ekonomi yang masuk dalam paket kebijakan 8+4+5. Salah satu item bantuan sosial (bansos) yang akan diberikan adalah dua liter minyak goreng kemasan Minyakita, yang akan disalurkan pada Oktober dan November 2025.

Purbaya mengungkapkan bahwa awalnya pemerintah berniat memberikan bansos minyak goreng sebanyak lima liter, namun setelah melalui pembahasan dengan Banggar DPR, jumlah tersebut disepakati menjadi dua liter.

“Pemerintah awalnya mengusulkan satu liter per bulan. Pak Said minta dua liter. Lalu saya bilang, kenapa dua? Sekalian lima saja. Tapi akhirnya diputuskan dua liter saja,” kata Purbaya sambil berseloroh.

Ia menegaskan bahwa keputusan akhir ada di tangan DPR, dalam hal ini Ketua Banggar, meski pemerintah sebenarnya memiliki cukup anggaran untuk memberikan lebih.

“Yang nggak berani itu Pak Said. Jadi jangan salahkan saya. Pak Said minta dua, ya sudah saya kasih dua,”ujarnya di hadapan anggota dewan.

Lebih lanjut, Purbaya memastikan bahwa pemerintah masih memiliki ruang fiskal yang cukup untuk menambah bantuan sosial bila dibutuhkan. Ia menyebut banyak anggaran yang tidak terserap dan dapat dialihkan untuk subsidi kepada masyarakat.

“Daripada anggarannya mengendap di BI atau di rekening pemerintah, lebih baik kami bagikan dalam bentuk subsidi. Kalau dua bulan ke depan terasa kurang, kita siap tambah lagi,” tuturnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

BMKG Catat Ribuan Titik Panas, Karhutla Mengancam

JCCNetwork.id- Cuaca panas dan minimnya curah hujan yang melanda sejumlah daerah di Indonesia meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Kapolri Suyudi Gandeng Komdigi Perkuat Pemberantasan Kejahatan Digital
05:12
Video thumbnail
Dinilai Berpotensi Bebani APBN, 26 Wantimpres Era Prabowo Digugat ke MK #shorts #trending
01:35
Video thumbnail
Kalau Ketemu Presiden Prabowo Mau Sampaikan Apa?
01:14
Video thumbnail
Gugatan ke MK, Keberadaan 26 Wantimpres Prabowo Dinilai Bebani APBN
12:59
Video thumbnail
Prabowo Kerap Reshuffle Menteri, Mahfud MD Angkat Bicara
09:01
Video thumbnail
Komisi III DPR Serukan Perangi Jaringan Narkoba Dari Malaysia #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Hinca Panjaitan Serukan Perang terhadap Bandar Narkoba Dari Malaysia
09:35
Video thumbnail
Dukung Rumah Subsidi, Prabowo Dorong Penyerapan 2,4 Juta Genteng Produksi UMKM #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Menteri Ara Beberkan Arahan Prabowo, 2,4 Juta Genteng UMKM Siap Dikirim untuk Rumah Subsidi
08:01
Video thumbnail
Indonesia Bersiap Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, Bahlil Akhirnya Buka Suara
08:30
Video thumbnail
Detik-Detik Mentan Amran Jadi Pusat Perhatian di Lampung #shorts #trending
01:58
Video thumbnail
Usulan Luhut Soal Redefinisi Korupsi Tak Disetujui Prabowo
12:26
Video thumbnail
Rocky Gerung Singgung Era Jokowi, Sebut Pernah Lolos dari 34 Laporan Polisi #shorts #trending
01:57
Video thumbnail
Singgung Era Jokowi, Rocky Gerung Bicara Pengalaman, Klaim Lolos dari 34 Laporan Polisi
11:22
Video thumbnail
Hakim Daniel Singgung Aturan Wantimpres dari Era Jokowi
08:34
Video thumbnail
Usulan Luhut Soal Redefinisi Korupsi Belum Disetujui Prabowo #shorts #trending
02:12
Video thumbnail
Sidang UU Polri Arsul Sani Singgung Amplop Cokelat dalam Rapat Resmi
09:14
Video thumbnail
DPR Tekankan Pentingnya Kompetensi Sebut Ijazah Bukan yang Utama, tapi Jangan Sampai Palsu #shorts
01:57
Video thumbnail
DPR Ingatkan Mahasiswa: Gelar Bukan Tolok Ukur Utama, Keaslian Ijazah Tetap Penting
08:04
Video thumbnail
Momen Tak Terduga Menteri HAM Natalius Pigai, Lancar Berbahasa Kongo di Hadapan Forum
09:46

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER