Ibu Muda di Tulungagung Diduga Tenggelamkan Bayi Hingga Tewas

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kepolisian Polsek Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mengungkap perkembangan mengejutkan dalam kasus penemuan jasad bayi yang dikubur di samping rumah warga di Desa Sanggrahan Lor. Ibu kandung bayi tersebut, berinisial MA (23), diduga menjadi pelaku pembunuhan terhadap anak yang baru dilahirkannya.

Kasus ini mulai terkuak setelah polisi melakukan penyelidikan intensif dan memeriksa MA secara mendalam. Berdasarkan hasil pemeriksaan, perempuan muda itu mengaku telah melahirkan bayinya pada Selasa, 29 Juli 2025, tanpa pendampingan medis.

- Advertisement -

Namun, pengakuan MA mengungkap fakta memilukan. Ia mengaku tidak mampu menyusui bayinya karena kondisi tubuhnya yang lemah. Sebagai gantinya, ia hanya memberi susu kemasan dan minuman isotonik dalam jumlah terbatas. Ketika persediaan itu habis, MA hanya menenangkan bayinya dengan cara memberikan jari tangannya untuk diemut.

“Dari hasil pengakuannya, ada unsur yang mengarah ke tindakan kekerasan terhadap bayi,” kata Kanit Reskrim Polsek Boyolangu Aiptu Wahyudi, dikutip, Selasa (5/8/2025).

Situasi memburuk pada malam hari ketika sang bayi terus-menerus menangis dan menunjukkan gejala sesak napas. Dalam kondisi panik, MA diduga mengambil langkah fatal. Ia menenggelamkan kepala bayinya ke dalam ember bekas mandi selama beberapa detik.

- Advertisement -

“MA mengaku panik dan kemudian menenggelamkan kepala bayinya selama beberapa detik ke dalam ember bekas mandi, lalu mengangkatnya kembali. Bayi sempat diam, tapi kemudian meninggal,” jelasmya.

Dalam pengakuannya kepada penyidik, MA menyatakan penyesalan mendalam. Ia bahkan mengaku sempat meminta maaf kepada bayinya sebelum menguburkannya di pekarangan rumah.

Kepolisian telah melakukan proses otopsi guna memastikan penyebab pasti kematian bayi tersebut. Namun, hasil final masih menunggu uji destruksi asam dari laboratorium forensik Polda Jawa Timur.

“Untuk saat ini MA masih kami tetapkan sebagai saksi, tetapi penyidikan masih berjalan. Kami juga telah mengantongi identitas ayah biologis bayi dan akan melakukan pemanggilan dalam waktu dekat,” tegas Wahyudi.

Selain itu, polisi juga telah mengantongi identitas ayah biologis dari sang bayi. Pemanggilan terhadap pihak tersebut direncanakan dalam waktu dekat sebagai bagian dari pendalaman kasus.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Nama Uya Kuya Dicatut, Polda Metro Jaya Usut Penyebar Hoaks

JCCNetwork.id- Polda Metro Jaya mulai menyelidiki dugaan penyebaran informasi bohong yang mencatut nama Surya Utama terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kasus ini mencuat...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER