Rugikan Nasabah, Legislator PDIP Kritik Kebijakan PPATK Blokir Rekening

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Kebijakan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang memungkinkan pemblokiran rekening bank yang tidak aktif selama tiga bulan menuai kritik keras dari kalangan legislatif.

- Advertisement -

Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Harris Turino, menyebut langkah tersebut dapat menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan nasional.

Harris mempertanyakan dasar kewenangan PPATK untuk melakukan pemblokiran terhadap rekening dorman, atau rekening yang tidak digunakan untuk transaksi dalam jangka waktu tertentu.

Apakah memang, PPATK memiliki kewenangan untuk melakukan pemblokiran ini. Tentu saja ini akan menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan” kata Harris, Rabu (30/7/2025).

- Advertisement -

Menurutnya, sebelum dilakukan pemblokiran, seharusnya nasabah mendapatkan peringatan terlebih dahulu. Untuk itu, tindakan pemblokiran yang dilakukan secara tiba-tiba justru berpotensi menimbulkan keresahan publik dan mengganggu stabilitas sistem keuangan.

Nasabahnya diberi peringatan, bahwa ini rekening anda tidak aktif. karena kalau tiba-tiba dilakukan pemblokiran seperti ini tentu akan sangat meresahkan dan ini akan mengganggu stabilitas sistem keuangan di Indonesia.” ujarnya

Harris meminta pemerintah untuk mengkaji ulang kebijakan tersebut. Meskipun secara prinsip bertujuan baik, yaitu untuk mencegah penyalahgunaan rekening oleh pelaku tindak pidana keuangan, pelaksanaannya harus tetap mengedepankan perlindungan terhadap hak nasabah.

Tentu harus dijalankan dengan cara yang benar dan tidak merugikan nasabahpungkasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

APTI Soroti Kebijakan Cukai Tembakau

JCCNetwork.id — Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) meminta pemerintah mempertimbangkan kondisi petani dalam menetapkan kebijakan cukai hasil tembakau.Organisasi tersebut mengingatkan kenaikan tarif cukai yang...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Berantas Balpres, Bea Cukai Ungkap Aksi Kucing-Kucingan Terus TerjadiKarna Permintaan Masih Tinggi
11:30
Video thumbnail
Mentan Amran Sentil Pengamat Nyinyir soal Beras Impor Ilegal: Ini Musuh Negara
07:55
Video thumbnail
Suahasil Laporkan Utang BLBI Tuntas kepada Prabowo
09:08
Video thumbnail
Eks Pimpinan KPK Sentil Penegak Hukum, Jangan Sembarangan Rampas Aset karena Malas Lacak Bukti
08:32
Video thumbnail
Sivitas UIN Sunan Ampel Ungkap Masalah Tata Kelola Fakultas di DPR
09:11
Video thumbnail
Mentan Amran Bereaksi Keras, Sebut 115 Juta Petani Dirugikan Karna Beras Impor Ilegal!
08:06
Video thumbnail
Detik Detik Hakim MK Tegur Denny Indrayana Saat Sidang Gugatan Ijazah Gibran
08:40
Video thumbnail
Waspada Celah RUU Perampasan Aset, Advokat Ingatkan Potensi Jadi Alat Pemerasan
09:01
Video thumbnail
JARI’98 Desak Polri Tangkap Pelaku Pembubaran Ibadah #shorts #trending
01:01
Video thumbnail
Detik-Detik Denny Indrayana Cs Persoalkan Syarat Pendidikan Gibran di MK
13:55
Video thumbnail
Aturan Dapur MBG Diubah, Kepala SPPG Tak Boleh Lagi Absen Saat Masak
09:25
Video thumbnail
Buka bukaan di DPR! Kejawen Maneges Minta Kepercayaan Tak Dianaktirikan
09:15
Video thumbnail
Hakim MK Sentil Mantan Pejabat Kemenhub soal Pesawat Delay Bisa Telepon Itukan Bapak
08:55
Video thumbnail
Hakim MK Kekhawatiran soal Diskresi Penyidik ​​di KUHAP Baru dan RUU Perampasan Aset Disinggung
10:37
Video thumbnail
Kocak, Maba UMRI Tolak Promosi Anak Mentan Amran, Malah Dipuji Lolos Uji
09:04
Video thumbnail
Gubenur Sherly Lihat Lahan Habis Dibakar, Bukan Marah Malah Gali Alasan Petani
08:39
Video thumbnail
DPR Wanti-Wanti Hukum untuk Koruptor Harus Ditutup
08:02
Video thumbnail
DPR Tanya Solusi Pakar Soal Bagaimana Jika Barang Rampasan dari Hasil Korupsi Jika Dipakai Aparat?
10:14
Video thumbnail
Habis Bubarin Jemaat Beribadah, Lalu Minta Maaf #shorts #trending
02:45
Video thumbnail
Prabowo Sebut Sawit “Tanaman Ajaib”, Bisa Hasilkan 57 Produk
08:18

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER