Tsunami Ancam Pantai Barat AS, Gempa Terkuat Kamchatka Sejak 1952

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id –Peringatan waspada tsunami dikeluarkan di sejumlah wilayah pesisir Amerika Serikat, termasuk California, Oregon, dan Washington, setelah gempa dahsyat berkekuatan 8,7 magnitudo mengguncang lepas pantai Semenanjung Kamchatka, Rusia, Rabu (30/7/2025) pagi waktu Indonesia.

Badan Peringatan Tsunami Nasional Amerika Serikat menyatakan, peringatan serupa juga berlaku untuk wilayah Kepulauan Aleutian dari Smalga Pass hingga Attu, Kepulauan Pribilof di Alaska, serta sepanjang garis pantai British Columbia, Semenanjung Alaska, dan wilayah selatan Alaska.

- Advertisement -

Gempa terjadi pada Selasa malam pukul 23.24 GMT atau Rabu pukul 06.24 WIB. Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat pusat gempa berada di 126 kilometer tenggara Petropavlovsk-Kamchatsky, Rusia, pada kedalaman 18 kilometer.

Menurut Layanan Geofisika dari Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, gempa ini merupakan yang terkuat di zona seismik Kamchatka sejak peristiwa serupa pada tahun 1952. Sementara itu, Badan Meteorologi Jepang mencatat kekuatan gempa sebesar 8,0 magnitudo dan memperkirakan potensi gelombang tsunami setinggi hingga tiga meter.

Di wilayah pesisir barat Amerika Serikat, peringatan waspada tsunami diberlakukan mulai dari Teluk San Francisco, pesisir Oregon yang berbatasan dengan Sungai Columbia, hingga seluruh garis pantai negara bagian Washington. Otoritas setempat menyerukan masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta mengikuti arahan evakuasi jika diperlukan.

- Advertisement -

Hingga berita ini diturunkan, Kementerian Situasi Darurat Rusia melaporkan tidak ada korban jiwa akibat gempa yang mengguncang wilayah Semenanjung Kamchatka.

Pemerintah Rusia dan sejumlah negara lain masih terus memantau perkembangan situasi dan potensi dampak lanjutan dari aktivitas tektonik ini.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Harga Pertamax Naik, Pemerintah Jamin Inflasi Tetap Terkendali

JCCNetwork.id- Pemerintah menilai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green yang mulai berlaku pada 10 Juni 2026 tidak akan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER