Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Dinyatakan Wajar

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- PT Pupuk Indonesia (Persero) menepis tudingan terkait dugaan manipulasi laporan keuangan yang dikaitkan dengan kerugian negara.

Perusahaan menegaskan bahwa laporan keuangannya telah disusun sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku dan telah diaudit oleh kantor akuntan publik independen.

- Advertisement -

Sekretaris Perusahaan Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana, dalam keterangan resminya pada Jumat, memastikan bahwa laporan keuangan perusahaan telah melewati proses audit dan pengawasan ketat, termasuk oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Pupuk Indonesia menegaskan bahwa pemberitaan mengenai dugaan manipulasi laporan keuangan tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya. Kami berkomitmen menjalankan tata kelola perusahaan yang baik dan memastikan transparansi laporan keuangan yang diaudit oleh auditor independen serta di-review oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai bagian Laporan Keuangan Pemerintah Pusat sesuai regulasi yang berlaku,” kata Wijaya, dikutip.

Terkait dugaan rekening yang tidak disajikan dalam neraca senilai Rp7,978 triliun, Wijaya menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar.

- Advertisement -

Ia menjelaskan bahwa seluruh dana telah dicatat dalam laporan keuangan sebagai aset lancar lainnya, sesuai standar akuntansi yang berlaku.

Selain itu, terkait pencairan deposito sebesar Rp15,932 triliun yang disebut tidak dilaporkan, Wijaya menjelaskan bahwa perubahan saldo deposito Pupuk Indonesia telah dicatat secara transparan.

Penurunan saldo terjadi akibat sejumlah faktor, termasuk penempatan dalam deposito berjangka lebih dari tiga bulan serta kategori kas yang dibatasi penggunaannya.

“Pupuk Indonesia menegaskan bahwa seluruh laporan keuangan telah disusun dan disajikan secara transparan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku. Perusahaan senantiasa berpegang pada prinsip tata kelola yang baik, serta terus memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku,” ujar Wijaya.

Wijaya menambahkan bahwa Laporan Keuangan Konsolidasian PT Pupuk Indonesia Tahun 2023 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (PwC Indonesia) dengan opini wajar tanpa modifikasi.

“Laporan keuangan tersebut sudah melewati kajian dari berbagai sudut pandang pengawasan, baik dari sisi standar akuntansi keuangan, laporan keuangan pemerintah, dan otoritas pasar modal. Pemeriksaan yang berlapis tersebut menyatakan bahwa laporan keuangan kami wajar, sehingga tudingan manipulasi tersebut tidak berdasar dan menyesatkan,” jelas Wijaya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Aksi Memanas di BPK RI, KAPAK Tuntut Usut Dugaan Kredit Bermasalah Kalla Group di Bank Himbara

JCCNetwork.id – Puluhan massa yang tergabung dalam Komite Aksi Pemuda Anti Korupsi (KAPAK) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER