JCCNetwork.id- Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (JARI) 98, Willy Prakarsa, bersama aliansi Jaringan Bersama Rakyat Indonesia untuk Gibran (Jabrig), menyoroti 100 hari kinerja kabinet Prabowo-Gibran.
Menurut Willy, struktur kabinet Prabowo-Gibran dinilai terlalu besar, yang justru menghambat efisiensi pemerintahan. Kritik ini bukan tanpa dasar, melainkan sebagai bentuk kepedulian dari para aktivis 98 yang ingin memastikan keberlanjutan kabinet berjalan sesuai dengan cita-cita besar bangsa.
“Kami mengkriktik pemerintahan Prabowo-Gibran saat ini supaya ke depan menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyakmya untuk masyarakat,” kata Willy dalam Podcast Koma Indonesia, hari ini.
JARI 98 juga menyoroti kondisi ekonomi nasional yang dinilai “lumpuh” dalam 100 hari pertama pemerintahan Prabowo-Gibran. Willy menyebut bahwa program makan siang gratis sebaiknya dihentikan sementara, dan anggarannya dialokasikan untuk menciptakan lapangan kerja.
Lebih lanjut, Willy menyebut bahwa berbagai pihak yang menganggap 100 hari kinerja kabinet Prabowo-Gibran berhasil hanyalah “oknum penjilat” yang tidak memberikan kritik konstruktif.
“Saat ini yang menganggap 100 hari kinerja prabowo gibran yang menganggap berhasil itu semua adalah oknum penjilat, yang tidak memberikan kritik demi keberlangsungan kabinet prabowo gibran. Jangan asal percaya laporan harusnya turun ke bawah cek langsung ke lapangan kondisinya seperti apa,” tandasnya.
Dalam evaluasinya, JARI 98 juga menyoroti beberapa kementerian, termasuk Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) yang dinilai belum efektif karena hingga saat ini belum memiliki kantor yang memadai. Selain itu, JARI 98 juga mendorong Kementerian Keuangan dan Kementerian Koperasi untuk mengambil langkah-langkah inovatif yang dapat mendorong kemajuan ekonomi nasional.
Di sisi lain, Willy mengapresiasi sinergi TNI-Polri di bawah pimpinan Panglima TNI dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang berhasil menjaga stabilitas keamanan selama 100 hari terakhir.
“Saat ini kami ucapakan sekali lagi terima kasih kepada Panglima Tni serta kapolri yang telah melakukan sinergritas yang begitu baik sehingga menciptakan suasana yang aman dan damai di kalangan masyarakat,” ungkapnya.



