Laporkan Penyebar Video, Camat Asemrowo Tempuh Jalur Hukum

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Isu mengejutkan menghantam Camat Asemrowo, Muhammad Khusnul Amin, yang dituding menyembunyikan seorang perempuan di kantornya.

Dugaan ini mencuat setelah video penggerebekan oleh sekelompok organisasi masyarakat (ormas) di kantor Kecamatan Asemrowo ramai diperbincangkan di media sosial.

- Advertisement -

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, membantah keras tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai fitnah.

Eri menjelaskan bahwa saat kejadian, Camat Asemrowo sedang menggelar rapat bersama para staf di ruangannya.

Salah satu peserta rapat adalah seorang perempuan.

- Advertisement -

“Pak Camat Asem Rowo itu rapat dengan stafnya.

Rapat itu tidak sendiri ada staf laki-laki dan juga staf perempuan.

Terus akhirnya datanglah masalah itu,” kata Eri, di Balai Kota, Minggu (12/1/2025).

 

Klarifikasi Soal Kedatangan Ormas
Puluhan anggota ormas yang mendatangi kantor Kecamatan Asemrowo disebut Eri sebenarnya ingin mempertanyakan program penertiban bangunan liar di kawasan tersebut.

“Soal program penertiban di Surabaya, memang kita harus jalankan.

Saya berharap ke depannya, pemerintah, ormas (organisasi masyarakat), membantu pembangunan Surabaya,” jelasnya.

Camat Laporkan Penyebar Video ke Polda Jatim
Merasa nama baiknya dicemarkan, Muhammad Khusnul Amin telah melaporkan akun penyebar video tersebut ke Polda Jawa Timur.

Laporan itu diajukan pada Jumat (10/1/2025) pukul 13.30 WIB dengan didampingi tim kuasa hukumnya.

Dalam video yang viral, penggerebekan ormas tersebut menuduh Khusnul menyembunyikan perempuan di bawah meja kantornya.

Tuduhan ini dibantah keras oleh Khusnul.

Ia menyebut video tersebut sebagai fitnah yang merugikan dirinya dan institusi yang dipimpinnya.

“Camat Asemrowo Surabaya diduga menyembunyikan seorang wanita di dalam kantornya.

Bahkan Pak Camat bersikap arogansi terhadap masyarakat,” tulis akun itu di video sama.

Kasus ini kini dalam penanganan pihak berwajib, sementara Wali Kota Surabaya mendukung langkah hukum yang ditempuh oleh Camat Asemrowo.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Usman Hamid Kritik Pernyataan “Inflasi Pengamat”

JCCNetwork.id-Diskusi kelompok terarah (FGD) yang digelar Forum Intelektual Antardisiplin (FIAD) di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta Pusat, pada Senin (13/4), diwarnai tanggapan keras terhadap...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER