Kontroversi Rencana Pembatasan BBM Subsidi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi PKS, Mulyanto, mengungkapkan keraguan terhadap rencana Pemerintah untuk membatasi penjualan BBM bersubsidi mulai 17 Agustus mendatang, seperti yang disampaikan oleh Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan.

Mulyanto menilai pernyataan tersebut sebagai sekadar pemanasan isu yang kurang serius. Ia menegaskan bahwa sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani telah menyampaikan bahwa pembatasan distribusi BBM bersubsidi direncanakan untuk tahun 2025 sesuai dokumen kebijakan fiskal.

- Advertisement -

“Ucapan Luhut sekedar pemanasan isu dan tidak serius. Luhut jangan asal bicara kebijakan yang bukan wewenangnya, karena akan membingungkan masyarakat yang sedang berupaya bangkit dari keadaan yang sulit ini,” tegas Mulyanto di Jakarta, Rabu (10/7/2024).

Menurut Mulyanto, wacana ini telah lama beredar sebagai respons terhadap penggunaan tidak tepat sasaran dari BBM bersubsidi, yang masih digunakan oleh kalangan mampu dan pemilik kendaraan mewah. Ia juga menyoroti tindakan proaktif yang dilakukan oleh Pertamina melalui aplikasi MyPertamina dalam membatasi penjualan BBM bersubsidi di lapangan, meskipun menilai hal ini sebagai tindakan korporatif tanpa dasar hukum yang jelas.

“Di mana orang kaya atau mobil mewah kedapatan masih banyak yang menggunakan BBM bersubsidi. Padahal BBM bersubsidi ini kan ditujukan untuk masyarakat miskin dan rentan.  Nyatanya Pemerintah mengambil sikap pembiaran,” ujarnya.

- Advertisement -

Mulyanto menyatakan perlunya penertiban distribusi BBM bersubsidi melalui revisi Perpres yang ada untuk memastikan keadilan dalam penyaluran subsidi ini. Ia menekankan bahwa Pemerintah harus bertindak secara tegas untuk menanggulangi masalah ini demi kepentingan masyarakat miskin dan rentan.

“Sementara Pertamina proaktif dengan aplikasi MyPertamina yang melakukan pembatasan penjualan BBM bersubsidi di lapangan. Padahal ini kan aksi korporasi yang tidak ada dasar hukumnya,” sambungnya.

“Jadi Pemerintah wajib menertibkan soal distribusi BBM ini dengan merevisi Perpres terkait agar semakin berkeadilan,” tandas Mulyanto.

Sebelumnya, Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa pemerintah akan memperketat penjualan BBM subsidi mulai 17 Agustus 2024 guna memastikan subsidi tersebut tepat sasaran.

Beliau juga mengungkapkan rencana penggunaan bioetanol sebagai alternatif pengganti BBM subsidi untuk mengurangi polusi udara dan dampak negatif terhadap kesehatan, serta berpotensi menghemat anggaran negara hingga Rp38 triliun.

“Pemberian subsidi yang tidak tepat. Itu sekarang Pertamina sudah menyiapkan. Kami berharap 17 Agustus ini, kami sudah bisa mulai, di mana orang yang tidak berhak dapat subsidi itu akan bisa kami kurangi,” ujar Luhut dikutip dari akun instagram resminya, luhut.pandjaitan, Jakarta, Selasa (9/7/2024).

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Indonesia U-20 Mulai Perjuangan di Laos

JCCNetwork.id – Timnas Indonesia U-20 mengawali persaingan Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 dengan menghadapi Malaysia di Lao National Stadium KM16, Laos, Senin...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Di Hadapan Anak Buah, Jaksa Agung Serukan: “Badai Harus Berlalu!”
08:39
Video thumbnail
Asap Karhutla Indonesia Terbang ke Utara, Malaysia Singapura Brunei Waspada Jerebu
08:56
Video thumbnail
Suasana Paripurna Kuningan Jadi Cair Saat Kang Dedi Candai Bupati
09:40
Video thumbnail
Kang Dedi Ngaku Gubernur Konten di Paripurna HUT Kuningan, Bikin Suasana Makin Cair
13:01
Video thumbnail
Kang Dedi Bawa Kabar Besar untuk Kuningan, Anggaran Diusulkan Tambah Rp100 Miliar
08:19
Video thumbnail
Jaksa Agung Beri Pesan Tegas: Jangan Pernah Meminta Sesuatu, Bangkit dari Keterpurukan!
09:21
Video thumbnail
Momen Hangat! Mahasiswa Indonesia Sambut Prabowo di Vladivostok
06:34
Video thumbnail
Tiba di Rusia, Prabowo Dapat Pengawalan Ketat Pasukan Presiden Putin
06:23
Video thumbnail
DPR Peringatkan KY Jangan Habiskan Anggaran untuk Pelatihan Hakim Tanpa Hasil
08:15
Video thumbnail
Anies Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Pedagang Cermin Bambang Setiyawan #shorts #trending
00:44
Video thumbnail
DPR Sentil Menhut Raja Juli Gegara Karhutla Kerap Jadi Kalender Tahunan
08:28
Video thumbnail
Ahli Hukum Wanti-Wanti DPR, Integritas Hakim Jadi Kunci UU Perampasan Aset
08:34
Video thumbnail
Kejar Swasembada Bawang Putih, Mentan Amran Cari Bibit hingga China dan India
11:47
Video thumbnail
Prabowo Terbang ke Rusia, Putin Undang Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF
08:02
Video thumbnail
Raja Juli Akhirnya Muncul, Bongkar Cara Kemenhut Pantau Hotspot Karhutla
11:33
Video thumbnail
Soal Asap Karhutla Indonesia Tembus ke Malaysia, Raja Juli: Asap Tak Punya KTP
08:22
Video thumbnail
Ahli Dukung Perampasan Aset Tanpa Putusan Terhadap Koruptor yang Kabur #shorts #trending
01:17
Video thumbnail
Bikin Perhatian! Puan “Jelibet” Ucapkan Kalimat Konstitusionalisasi
08:46
Video thumbnail
Ahli Dorong Aset Koruptor Kabur Bisa Langsung Dirampas Negara Tanpa Perlawanan Balik
09:17
Video thumbnail
DPR Cecar Menpar Widi soal Anggaran dan Kinerja
09:58

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER