JCCNetwork.id- Ketika gemuruh ombak malam menghantam lambung KMP Virgo, tak ada yang menduga bahwa peristiwa menegangkan akan terjadi. Di tengah perjalanan dari Merak menuju Bakauheni pada Kamis malam, seorang penumpang bernama Syarief Hidayat, 27 tahun, dari Jakarta Selatan, tiba-tiba terjatuh ke laut. Drama ini memicu operasi penyelamatan darurat yang penuh ketegangan dan harapan.
Saksi mata kejadian, Lingga, mualim di KMP Virgo, melihat Syarief duduk tenang di anjungan sebelum insiden itu terjadi.
Namun, dalam sekejap mata, Syarief terjatuh ke dalam gelapnya perairan Pulau Rimau Balak dan Pulau Dua di Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan.
Laporan tersebut segera memicu respons cepat dari Badan SAR Nasional (Basarnas) yang mengkoordinasikan upaya pencarian dan penyelamatan di laut. Kepala Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, mengonfirmasi bahwa informasi diterima dan tim SAR segera menuju lokasi untuk melakukan pencarian.
Dalam waktu yang bersamaan, situasi di laut menjadi semakin mencekam. Gelapnya malam dan derasnya arus laut menambah kesulitan tim penyelamat. Namun, keteguhan dan kecepatan tanggap tim SAR gabungan membawa hasil yang memuaskan. Setelah pencarian intensif, Syarief ditemukan dalam keadaan selamat pada Jumat pagi.
“Tim SAR Gabungan bergerak menuju ke lokasi untuk memastikan informasi tersebut. Setibanya di Polsek KSKP Bakauheni benar korban dalam keadaan selamat,” Kepala Pos SAR Bakauheni Rezie Kuswara, di Lampung Selatan, Jumat, (28/6/2024).
Syarief kini berada di bawah pengawasan pihak berwenang untuk memastikan kesehatannya setelah insiden yang hampir merenggut nyawanya. Kisah dramatis ini bukan hanya menyoroti keberanian dan kerja keras tim SAR, tetapi juga mengingatkan kita akan pentingnya keselamatan dan kewaspadaan saat berada di laut.
Kejadian ini menambahkan bab baru dalam cerita penyelamatan di perairan Lampung yang akan diingat lama oleh banyak orang. Dengan hasil yang bahagia, malam yang awalnya penuh ketidakpastian dan kekhawatiran berakhir dengan senyuman lega di wajah semua yang terlibat.



