JCCNetwork.id- BPBD Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, mengumumkan bahwa beberapa wilayah di tiga kecamatan mengalami bencana banjir dan tanah longsor. Tragisnya, satu nyawa telah melayang dalam peristiwa ini.
Kepala Pelaksana BPBD Sidrap, Sudarmin, menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi di Kecamatan Pitu Riase, Kecamatan Pitu Riawa, dan Kecamatan Dua Pitue.
“Korban jiwa satu orang bernama H P Ali, warga Desa Balawae, Kecamatan Pitu Riase,” kata Sudarmin, di Makassar, Jumat (3/5/2024).
Banjir ini terjadi pada Jumat pagi sekitar pukul 03.00 Wita. Hujan lebat yang berlangsung secara terus-menerus menjadi penyebab utama meluapnya air sungai dan akibatnya, banjir merendam beberapa wilayah.
Dari data sementara, di Kecamatan Pitu Riase, Desa Tanah Toro menjadi salah satu yang terdampak parah, dengan lima jembatan rusak, termasuk jembatan permanen Sungai Tana Toro yang panjangnya 45 meter. Di Kecamatan Pitu Riawa, sebanyak 97 rumah terendam banjir di Desa Kalempang, sementara di Desa Bulu Cenrana, lebih dari 400 rumah juga ikut terendam.
BPBD Sidrap telah mengambil langkah-langkah darurat, termasuk peninjauan lokasi, koordinasi dengan pemerintah daerah, evakuasi, pendataan, dan distribusi bantuan logistik di wilayah terdampak. Upaya ini dilakukan untuk membantu masyarakat yang terkena dampak bencana tersebut.



