Gelombang Tinggi Mengancam Trenggalek, Nelayan Disarankan Tak Melaut

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id– Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, memperingatkan nelayan setempat untuk mewaspadai gelombang tinggi yang diperkirakan mencapai empat meter. Berdasarkan rilis resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena ini diprediksi akan terjadi mulai dari tanggal 14 hingga 17 Maret.

Kepala BPBD Trenggalek Triadi Atmono, menekankan pentingnya kewaspadaan kepada para nelayan, terutama yang beraktivitas di sekitar area yang berpotensi terkena dampak gelombang tinggi. Ia menyarankan agar nelayan sementara waktu tidak melaut mengingat risiko dan hambatan yang mungkin terjadi akibat gelombang pasang dalam beberapa hari mendatang.

- Advertisement -

“Kami imbau para nelayan, termasuk yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar selalu waspada,” kata Kepala BPBD Trenggalek Triadi Atmono di Trenggalek, Jumat (15/3/2024)

Dampak dari fenomena air pasang dan gelombang tinggi telah dirasakan di hampir semua kawasan pesisir selatan Kabupaten Trenggalek. Banyak objek wisata yang rusak dan kios serta warung di sekitar objek wisata mengalami kerusakan parah.

Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas nelayan tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat pesisir. Sebagai langkah pencegahan, BPBD Trenggalek terus melakukan sosialisasi secara berkala bersama petugas gabungan untuk meminimalisir insiden kecelakaan laut.

- Advertisement -

Kapolairud Prigi Trenggalek, Aipda Maryanto, menekankan pentingnya pemenuhan standar keamanan melaut seperti menggunakan pelampung. Ia juga mendorong nelayan untuk selalu berkomunikasi dengan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Prigi saat akan melaut untuk meminimalisir terjadinya insiden kecelakaan laut.

Selain kepada nelayan, Polairud Prigi juga memberikan himbauan kepada wisatawan untuk berhati-hati dan menghindari aktivitas berenang sementara waktu. Patroli berkala akan terus dilakukan untuk memantau situasi dan memberikan informasi cuaca secara berkala kepada masyarakat sehingga antisipasi dini dapat dilakukan.

“Kemudian memantau informasi cuaca yang disampaikan pemerintah secara berkala sehingga antisipasi dini bisa dilakukan,” katanya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pemerintah Genjot Negosiasi Dua Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz

JCCNetwork.id- Pemerintah Indonesia terus melakukan upaya diplomasi menyusul tertahannya dua kapal milik PT Pertamina International Shipping di kawasan Selat Hormuz. Kedua kapal tersebut hingga...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER