JCCNetwork.id- Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah, mengungkapkan pandangannya tentang cara pandang yang tepat harusnya di tempatkan kepada Presiden Joko Widodo. Ia menekankan bahwa seorang Presiden tidak dapat dipersonalisasi atau diarahkan semata-mata sesuai dengan keinginan individu.
“Orang sebesar Presiden tidak bisa kita personalisasi agar dia harus mengikuti kemauan kita tidak bisa,” kata dalam acara debat di Makan Siang Mata Najwa dikutip hari ini.
Untuk itu, lanjut Fahri alangkah tidak tepat menuduh Presiden Jokowi menjalankan dinasti politik. Pasalnya, Presiden memiliki pertimbangan tersendiri dalam menentukan keputusan.
Jadi, kebijakan dan tindakan seorang Presiden harus dilihat dalam konteks yang lebih luas, tanpa mempersonalisasi atau mengkritik tanpa dasar.
“Kalau anda menuduh seseorang yang setelah 10 tahun anda kenal seolah-olah dia berubah, saya khawatir jangan-jangan kitanya yang berubah. Jangan-jangan itu yang terjadi,” ucap Fahri.



