JCCNetwork.id– Inter Milan dan AC Milan bakal berpisah, sebab I Rossoneri bakal menyebrang ke markas baru mereka di San Donato, sedangkan Nerazzurri berpeluang bertahan di San Siro. Hal tersebut didukung Walikota Milan Giuseppe Sala, dengan alasan bahwa, mustahil jika dua klub yang berbeda, bermarkas di stadion yang sama.
Kedua klub asal Kota Milan itu sebelumnya berencana merobohkan San Siro dan membangun stadion baru masing-masing, tetapi rencana ini terkendala setelah San Siro dianggap sebagai warisan budaya yang dilindungi. Akibatnya, AC Milan memilih San Donato sebagai tujuan baru Setan Merah Serie A itu.
Stadion baru AC Milan di San Donato masih tahap uji kelayakan, dengan target selesai pada tahun 2028. Di sisi lain, Inter Milan sebenarnya memiliki keinginan membidik daerah Rozzano yang berjarak sekitar 22 kilometer dari San Siro sebagai alternatif lokasi stadion baru mereka. Namun keputusan itu masih sebatas rencana.
Wali Kota Milan Giuseppe Sala mengungkapkan kekecewaannya atas gagalnya upaya merobohkan San Siro. Namun, dia melihat potensi positif di tengah ketidakpastian ini. Dimana AC Milan pindah, San Siro dapat menjadi rumah tunggal bagi Inter Milan.
“Tak bisa merobohkan San Siro berarti tak akan ada stadion baru yang dibangun di sampingnya, sebab dua stadion yang berdekatan akan memunculkan 150-200 hari acara per tahun. Siapa yang akan memberi kabar pada warga sekitar?” ujar Sala dilansir dari La Repubblica.
“Saya menyesal jika AC Milan membangun markas baru di San Donato. Faktanya, jika memperbaiki Giuseppe Meazza dengan dua tim bermain di sana adalah hal yang mustahil, melakukan hal itu dengan hanya satu tim lebih mungkin diwujudkan.”
“Saya terus berpikir San Siro memiliki alasan sendiri untuk tetap eksis di masa depan, meski tak akan abadi. Di 2026 nanti akan ada upacara inaugurasi Olimpiade musim dingin dan di tahun yang sama mungkin final Liga Champions akan digelar di San Siro. Singkatnya, stadion ini tetap hidup,” tandasnya.























