JCCNetwork.id- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menambah jumlah armada kapal yang beroperasi di lintasan penyeberangan Merak–Bakauheni guna mengantisipasi lonjakan arus mudik Lebaran 2026. Penambahan ini ditujukan untuk mempercepat layanan dan menekan waktu antrean kendaraan penumpang.
Direktur Utama Heru Widodo menyampaikan, total kapal yang dioperasikan kini mencapai 43 unit. Langkah tersebut diambil sebagai respons atas meningkatnya volume kendaraan yang memadati pelabuhan dalam beberapa hari terakhir.
Ia menegaskan, dengan penambahan armada tersebut, waktu tunggu kendaraan di pelabuhan diupayakan tidak melebihi tiga jam. Optimalisasi operasional kapal juga dilakukan melalui pengaturan jadwal keberangkatan yang lebih intensif serta peningkatan koordinasi antarpetugas di lapangan.
Pernyataan itu disampaikan Heru saat mendampingi Menteri Perhubungan melakukan peninjauan langsung ke Dermaga Eksekutif di Pelabuhan Merak, Kamis (19/3). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan penyeberangan menghadapi puncak arus mudik.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah dan operator penyeberangan memastikan seluruh fasilitas pendukung, mulai dari dermaga hingga sistem tiket, berfungsi optimal guna menjaga kelancaran distribusi penumpang dan kendaraan.
ASDP juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk melakukan reservasi tiket secara daring dan memilih waktu keberangkatan di luar jam padat guna menghindari penumpukan di area pelabuhan.
Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan arus mudik melalui jalur penyeberangan Merak–Bakauheni dapat berjalan lebih lancar, aman, dan terkendali.



