JCCNetwork.id- Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin Sidang Kabinet di Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat (13/3/2026) sore. Rapat tersebut digelar untuk membahas berbagai langkah pemerintah dalam memastikan kesiapan menghadapi momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan sidang kabinet akan dimulai sekitar pukul 16.00 WIB dan dihadiri para menteri yang tergabung dalam Kabinet Merah Putih. Pertemuan itu bertujuan mengevaluasi sekaligus mematangkan berbagai kebijakan lintas kementerian menjelang periode mudik dan perayaan Lebaran yang diperkirakan meningkatkan mobilitas masyarakat secara signifikan.
“Sore ini akan ada Sidang Kabinet mengenai kesiapan Lebaran pukul 16.00 WIB,” kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya, saat dikonfirmasi, Jumat, 13 Maret 2026.
Menurut Teddy, rapat tersebut menjadi forum koordinasi bagi seluruh kementerian dan lembaga guna memastikan kesiapan pemerintah dari berbagai sektor. Beberapa aspek yang diperkirakan menjadi perhatian antara lain ketersediaan bahan pokok, stabilitas harga, kelancaran arus mudik, kesiapan transportasi, hingga pengamanan selama masa libur Lebaran.
Pemerintah juga menyoroti pentingnya koordinasi antarinstansi untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat menjelang Idulfitri. Setiap kementerian diharapkan memaparkan langkah strategis serta rencana pengamanan di bidang masing-masing agar pelayanan publik tetap berjalan optimal selama periode libur panjang.
Sebelum sidang kabinet dimulai, agenda di lingkungan Istana Kepresidenan akan diawali dengan kegiatan penunaian zakat mal dan zakat fitrah oleh para anggota kabinet. Kegiatan tersebut akan disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan dijadwalkan berlangsung di Istana Negara sekitar pukul 15.00 WIB.
Penyerahan zakat oleh jajaran kabinet ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung penguatan pengelolaan zakat nasional serta membantu masyarakat yang membutuhkan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Melalui sidang kabinet tersebut, pemerintah berharap seluruh persiapan menghadapi Lebaran dapat dilakukan secara terkoordinasi sehingga masyarakat dapat menjalankan tradisi mudik dan merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, serta didukung ketersediaan layanan publik yang memadai.



