JCCNetwork.id- Prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dari Pangkalan TNI Angkatan Laut Aru (Lanal Aru) menyalurkan bantuan paket sembako kepada nelayan yang sedang melaut di wilayah perairan Kepulauan Aru, Maluku, pada Rabu (5/3/2026). Kegiatan sosial tersebut dilakukan di tengah pelaksanaan Operasi Trisila-26 yang digelar untuk menjaga keamanan dan kedaulatan laut Indonesia.
Berdasarkan keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis (6/3), pembagian bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI AL membantu masyarakat pesisir, khususnya nelayan yang menghadapi tantangan ekonomi akibat hasil tangkapan yang tidak menentu.
Komandan Lanal Aru, Sriadi, mengatakan bahwa pelaksanaan Operasi Trisila-26 tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan dan keamanan wilayah perairan, tetapi juga mencerminkan kepedulian sosial terhadap masyarakat yang menggantungkan hidup di laut.
Menurutnya, para nelayan saat ini menghadapi berbagai kendala, termasuk kondisi cuaca yang kerap berubah dan berdampak pada hasil tangkapan ikan. Oleh karena itu, bantuan sembako diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga nelayan.
“Pemberian sembako tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban para nelayan yang menghadapi hasil tangkapan tidak menentu akibat faktor cuaca dan kondisi ekonomi,” kata Sriadi.
Dalam kegiatan tersebut, prajurit TNI AL membagikan paket sembako langsung dari geladak kapal kepada para nelayan yang tengah melaut. Metode penyaluran ini sengaja dipilih agar personel TNI AL dapat berinteraksi langsung dengan nelayan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat pesisir.
Sejumlah nelayan yang menerima bantuan tampak antusias dan menyambut baik kehadiran prajurit TNI AL di tengah aktivitas mereka di laut. Selain memberikan bantuan, personel juga menyampaikan pesan keselamatan pelayaran dan mengingatkan nelayan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut.
Operasi Trisila-26 sendiri merupakan salah satu kegiatan operasi laut yang digelar TNI AL untuk memperkuat pengawasan di wilayah perbatasan dan jalur pelayaran strategis Indonesia. Selain patroli keamanan, operasi ini juga kerap disertai kegiatan pembinaan teritorial maritim dan aksi sosial kepada masyarakat pesisir.
Melalui kegiatan tersebut, TNI AL berharap kehadirannya di wilayah perairan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya nelayan yang menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia.



