Vonis Kasus Korupsi Minyak, Anak Riza Chalid Hadapi Putusan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjadwalkan pembacaan putusan terhadap sembilan terdakwa perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018–2023, Kamis (26/2/2026). Salah satu terdakwa yang akan mendengarkan vonis majelis hakim adalah Muhammad Kerry Adrianto Riza, anak pengusaha minyak Riza Chalid.

Sidang putusan akan dipimpin Ketua Majelis Hakim Fajar Kusuma Aji. Juru Bicara PN Jakarta Pusat, Sunoto, menyatakan agenda pembacaan amar putusan dilaksanakan sesuai kesiapan para pihak.

- Advertisement -

“Jadwal hari ini, jamnya menyesuaikan dengan kesiapan terdakwa dan jaksa penuntut umum,” kata Juru Bicara PN Jakpus Sunoto saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

Selain Kerry yang disebut sebagai pemilik manfaat PT Navigator Khatulistiwa, delapan terdakwa lain juga akan menjalani sidang putusan dalam perkara yang sama. Mereka terdiri atas sejumlah pejabat dan petinggi anak perusahaan BUMN sektor energi, di antaranya mantan Vice President Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional periode 2023–2024, Agus Purwono; Direktur Utama PT Pertamina International Shipping periode 2022–2024, Yoki Firnandi; serta Komisaris PT Pelayaran Mahameru Kencana Abadi, Gading Ramadhan Juedo.

Turut menjadi terdakwa ialah Komisaris PT Jenggala Maritim Nusantara, Dimas Werhaspati; Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan; Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Maya Kusuma; Vice President Trading Produk Pertamina Patra Niaga periode 2023–2025, Edward Corne; serta Direktur Feedstock and Product Optimalization PT Kilang Pertamina Internasional periode 2022–2025, Sani Dinar Saifudin.

- Advertisement -

Dalam surat dakwaan, jaksa penuntut umum menilai kesembilan terdakwa secara bersama-sama atau setidaknya turut serta melakukan perbuatan melawan hukum yang memperkaya diri sendiri, orang lain, maupun korporasi, sehingga menimbulkan kerugian negara dalam jumlah sangat besar.

Total kerugian yang didalilkan mencapai Rp285,18 triliun. Nilai tersebut mencakup kerugian keuangan negara sebesar 2,73 miliar dolar Amerika Serikat dan Rp25,44 triliun, serta kerugian perekonomian negara yang ditaksir mencapai Rp171,99 triliun. Selain itu, jaksa juga mengungkap dugaan keuntungan ilegal sebesar 2,62 miliar dolar AS.

Rincian kerugian keuangan negara antara lain berasal dari pengadaan impor produk kilang atau bahan bakar minyak (BBM) yang disebut mencapai 5,74 miliar dolar AS, serta kerugian Rp2,54 triliun terkait penjualan solar nonsubsidi pada periode 2021–2023. Sementara itu, kerugian perekonomian negara disebut timbul akibat kemahalan harga pengadaan BBM yang berdampak pada meningkatnya beban ekonomi nasional.

Adapun keuntungan ilegal yang diduga diperoleh para terdakwa berasal dari selisih harga impor BBM yang melampaui kuota dengan harga perolehan minyak mentah dan BBM dari sumber dalam negeri. Skema tersebut, menurut jaksa, mengakibatkan disparitas harga yang merugikan keuangan dan perekonomian negara.

Atas perbuatannya, para terdakwa didakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Majelis hakim akan menentukan apakah dakwaan dan tuntutan jaksa terbukti secara sah dan meyakinkan, sekaligus menjatuhkan hukuman yang setimpal apabila para terdakwa dinyatakan bersalah. Putusan ini dinilai menjadi salah satu tonggak penting dalam penegakan hukum sektor energi, mengingat besarnya nilai kerugian negara yang disebut dalam perkara tersebut.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pemerintah Perpanjang Masa Kerja 172 Ribu Guru Non-ASN

JCCNetwork.id- Pemerintah memutuskan memperpanjang masa kerja guru non-ASN yang bertugas di sekolah negeri dan telah tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Kebijakan tersebut diambil...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg
11:25
Video thumbnail
Penantian Berbuah Manis, Nasib PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Kini Jadi Penuh Waktu #shorts#trending
01:41
Video thumbnail
Pemerintah Putuskan PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Diangkat Jadi Penuh Waktu
11:26
Video thumbnail
Lawan Mafia Beras, Mentan Amran Siapkan Hadiah Buat Warga yang Berani Lapor #shorts #trending
01:54
Video thumbnail
Mentan Amran Siapkan Hadiah bagi Warga yang Berani Laporkan Mafia Beras SPHP
08:05
Video thumbnail
Tersangka Penyadapan Prabowo Bertambah, Irjen SU Diduga Beri Izin kepada Irjen AS #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Kasus Sadap Prabowo Kian Melebar, Irjen SU Diduga Izinkan Irjen AS Lakukan Penyadapan
05:44
Video thumbnail
Detik-Detik Gubernur Sherly Tampil Cantik di Hadapan Tim Kemendagri saat Presentasi
12:28
Video thumbnail
Di Tengah Gejolak Internal Polri, Suyudi Dapat Dukungan dan Bimbingan dari Para Senior #shorts
01:28
Video thumbnail
Di Tengah Kasus Penyadapan, Suyudi Dapat Dukungan Barisan Jenderal Senior Eks Kapolri
02:32
Video thumbnail
Rocky Gerung Blak-blakan soal Penyadapan, Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Singgung Kasus Penyadapan, Rocky Gerung Sebut Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap
08:26
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini
08:46
Video thumbnail
Sorotai Gejolak Internal Polri, Menko Dudung Minta Masyarakat Jangan Resah #shorts #trending
01:50
Video thumbnail
Di Tengah Ramainya Isu Penyadapan dan Gejolak Polri, Ini Pesan Menko Dudung untuk Rakyat
02:11
Video thumbnail
Detik-Detik Hakim Suhartoyo Cecar Pemohon yang Tak Kenakan Toga #shorts #trending
01:48
Video thumbnail
Momen Hakim Suhartoyo Tegur Pemohon Uji UU Polri Tak Pakai Toga: Tidak Usah Ikut Sidang
09:05
Video thumbnail
Mengingat Pidato Prabowo, Pernah Singgung Pertandingan Jenderal-Jenderal #shorts #trending
01:24

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER