Geger di Tanjungpinang, Residivis Kembali Terlibat Kasus Pembunuhan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Peristiwa pembunuhan dalam lingkup rumah tangga mengguncang warga Perumahan Bintan Permata Indah, Kelurahan Pinang Kencana, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (25/2/2026) malam. Seorang perempuan berinisial HA (56) ditemukan tewas di dalam gudang rumahnya. Suaminya sendiri, Nasrun, diduga menjadi pelaku pembunuhan tersebut.

Kasus ini mencuat setelah warga melaporkan adanya keributan dari dalam rumah pasangan tersebut. Informasi awal diterima aparat kepolisian sekitar pukul 19.30 WIB melalui layanan darurat 110. Petugas yang datang ke lokasi kemudian menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa.

- Advertisement -

“Iya benar, kita dapatkan informasi awal dari warga melalui layanan call 110. Kita langsung tindak lanjuti dan benar terjadi pembunuhan,” ujarnya.

Kapolresta Tanjungpinang melalui Kasat Reskrim AKP Wamilik Mabel membenarkan adanya tindak pidana pembunuhan tersebut. Ia menjelaskan bahwa laporan masyarakat segera ditindaklanjuti dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Saat ditemukan, jasad korban berada di dalam gudang rumah dan terbungkus kain. Polisi masih melakukan pendalaman terkait luka yang dialami korban, termasuk dugaan adanya penusukan.

- Advertisement -

“Saya belum tahu pasti posisi korban bagaimana, ditikam di bagian mana, kita masih dalami,” katanya.

Di lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sebilah pisau dan potongan kayu yang ditemukan di dalam rumah. Barang-barang tersebut kini tengah diperiksa untuk memastikan keterkaitannya dengan tindak pidana yang terjadi.

Ketua RT setempat, Darman, mengaku sempat menerima informasi dari warga mengenai adanya keributan sebelum akhirnya diketahui korban telah meninggal dunia. Ia menyebut suasana lingkungan sempat gaduh setelah kabar penemuan jasad menyebar.

“Saya kurang tahu persis, informasi yang saya dapat ada ribut-ribut, ada penusukan di sini,” ujarnya dikutip dari iNews Batam, Kamis (26/2/2026).

Setelah kejadian, terduga pelaku sempat melarikan diri ke wilayah Kabupaten Bintan. Namun pelariannya tidak berlangsung lama. Tim gabungan Satreskrim Polresta Tanjungpinang berhasil menangkap Nasrun sekitar tiga jam setelah peristiwa tersebut.

Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Tanjungpinang Iptu Freddy Simanjuntak menyatakan pelaku diamankan tanpa perlawanan berarti. Saat ini, Nasrun telah ditahan untuk menjalani pemeriksaan intensif.

“Iya sudah kami tangkap. Pelaku kami amankan 3 jam setelah kejadian di wilayah Bintan,” ujarnya.

Polisi juga mengungkap bahwa Nasrun merupakan residivis kasus pembunuhan yang pernah terjadi pada 2017 di Tanjungpinang. Riwayat kriminal tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam proses penyidikan yang kini terus dikembangkan.

Aparat masih mendalami motif di balik dugaan pembunuhan tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, sementara hasil autopsi korban akan menjadi bagian penting dalam mengungkap secara terang kronologi dan penyebab kematian.

Kasus ini menambah daftar panjang tindak kekerasan dalam rumah tangga yang berujung fatal. Kepolisian memastikan proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dan pelaku dijerat dengan pasal pembunuhan sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

- Advertisement -

BACA LAINNYA

JARI’98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP Sebagai “Benteng Kokoh” Presiden Prabowo

JCCNetwork.id - Pergantian pucuk pimpinan Polri di tengah perombakan kabinet Presiden Prabowo Subianto tengah menjadi pusat perhatian. Namun Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Blak-blakan, Prabowo Akui Punya Darah Indonesia Timur,: Sekali Hatinya Dipegang, Setia Sampai Mati
08:31
Video thumbnail
Momen Prabowo Panggail Gubernur Sherly, Tepuk Tangan Menggema: Pemilu Masih Lama
08:26
Video thumbnail
DPR Soroti Pengelolaan Aset Rampasan: Jangan Sampai Niat Merampas Ujungnya Jadi Ampas
08:47
Video thumbnail
Momen Prabowo Bercanada ke Luhut: Roda Berputar, Saya Sekarang Komandan Beliau
08:43
Video thumbnail
Resmi Ada Aturan Baru Ojol, Tarif hingga Layanan Pengiriman Barang Kini Diatur
12:01
Video thumbnail
DPR Ingatkan Polisi, Jangan Sampai Jadi Korban Perusahaan
09:28
Video thumbnail
Bikin Laporan ke 9 Hakim MK, Pengadu Justru Ditanya Ketua MKMK Status Anda Apa?
09:30
Video thumbnail
Biaya Haji 2027 Makin Ringan, Prabowo Beri Subsidi Rp3 Juta #shorts #trending
01:53
Video thumbnail
Bahas Biaya Haji 2027, Dasco Lempar Candaan: Semua Sepakat Turun, Kecuali Kementerian Haji
09:15
Video thumbnail
Gibran Buka Suara soal Putusan MK #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Kabar Baik, Subsidi Rp3 Juta dari Prabowo Bikin Biaya Haji 2027 Makin Ringan
08:28
Video thumbnail
Momen Tak Terduga, Lampu Ruangan DPR Mati Saat Bahas RUU Perampasan Aset
09:25
Video thumbnail
Momen Zulhas Sebut Charly Van Houten di Acara PAN, Langsung Disambut Sorakan
08:43
Video thumbnail
MKMK Cecar Pengadu Soal Mana Bukti 9 Hakim MK Diiming-imingi Denny Indrayana
08:07
Video thumbnail
Hakim Liliek Dibuat Heran, Pemohon Klaim Kuliah Usai SMP Tanpa Ijazah SMA
08:03
Video thumbnail
Prabowo Ungkap Rencana Baru, BNN Bakal Berganti Nama #shorts #trending
01:13
Video thumbnail
Prabowo Tegas Berantas Narkotika, Nama BNN Bakal Berganti Jadi BNPN
09:15
Video thumbnail
Satgas PKH Selamatkan Rp52 Triliun, Prabowo Beri Sinyal Kenaikan Pangkat #shorts #trending
01:55
Video thumbnail
Rp52 Triliun Berhasil Diselamatkan, Prabowo Beri Sinyal Kenaikan Pangkat untuk Satgas PKH
10:08
Video thumbnail
Usai Putusan MK, Suhartoyo Tegur Kubu Gibran: Diam Dulu
09:37

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER

BGN Uji MBG Sistem Prasmanan

Perpres Ojol Resmi Terbit

Gempa M5,2 Guncang Lombok Barat

Pertamina Pastikan Harga BBM Tetap