Harga Naik, Emas Kini Dipilih Jadi Instrumen Suap

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap komoditas emas kian menjadi tren baru dalam praktik suap-menyuap. Temuan ini didasarkan pada sejumlah operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK, di mana barang bukti yang diamankan tidak hanya berupa uang tunai, tetapi juga logam mulia dengan nilai ekonomi tinggi.

Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyebutkan penggunaan emas sebagai alat suap tidak terlepas dari kecenderungan harga emas yang terus meningkat. Kondisi tersebut membuat emas dinilai lebih aman dan bernilai tinggi saat dikonversikan ke rupiah.

- Advertisement -

Salah satu kasus yang menonjol adalah dugaan suap terkait importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Dalam perkara tersebut, KPK menyita total barang bukti dengan nilai mencapai Rp40,5 miliar.

Rincian sitaan tersebut meliputi uang tunai dalam bentuk rupiah sebesar Rp1,89 miliar, dolar Amerika Serikat senilai USD 3.900, dolar Singapura sebesar SGD 1,48 juta, serta yen Jepang sebanyak JPY 550.000. Selain itu, penyidik juga menyita logam mulia seberat 2,5 kilogram senilai sekitar Rp7,4 miliar dan logam mulia 2,8 kilogram senilai sekitar Rp8,3 miliar, serta satu unit jam tangan mewah senilai Rp138 juta.

 

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Gibran Tegaskan Keselamatan Siswa di Tengah Kabut Asap

JCCNetwork.id- Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meminta keselamatan dan kesehatan siswa menjadi pertimbangan utama dalam penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar di daerah yang terdampak...

MU Gebuk Sabah di Old Trafford

Emas Dunia Anjlok 1 Persen

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi

Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.512

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER

Rupiah Melemah ke Rp17.694

Arsenal Bungkam Napoli 1-0

Prabowo Tiba di Jakarta Usai KTT BRICS

1.653 Sekolah Dicoret, MBG Sasar 3T

Ekspor Ilegal Emas Digagalkan