Ancaman Sebar Foto Sensitif, Tiga Pelaku Pemerasan Diciduk di Rumah Makan Rawajitu

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Kepolisian Sektor Rawajitu Selatan, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, membongkar kasus pemerasan bermodus wartawan palsu yang menyasar seorang perempuan berusia 52 tahun. Tiga pria pelaku ditangkap hanya beberapa jam setelah korban melapor ke polisi.

Kapolsek Rawajitu Selatan, Iptu Rudi Jonas, mengatakan pengungkapan kasus berawal dari laporan korban pada Selasa (3/2/2026). Korban mengaku diancam akan disebarkan foto pribadinya yang bersifat sensitif jika tidak menyerahkan uang puluhan juta rupiah.

- Advertisement -

“Pelaku mengaku sebagai wartawan dan memanfaatkan tekanan psikologis terhadap korban. Ancaman penyebaran foto pribadi digunakan untuk memeras korban,” ujar Iptu Rudi, Jumat (6/2).

Aksi pemerasan tersebut terjadi sekitar pukul 13.43 WIB di sebuah rumah makan di Jalan Lintas Rawajitu, Kampung Gedung Karya Jitu.

Korban sebelumnya dihubungi melalui aplikasi WhatsApp oleh salah satu pelaku yang mengklaim memiliki foto korban bersama pria yang disebut bukan suami sahnya.

- Advertisement -

Pelaku meminta uang tebusan sebesar Rp30 juta dengan ancaman foto akan disebarkan kepada keluarga dan pihak lain. Karena ketakutan, korban menyerahkan uang tunai Rp3 juta di lokasi pertemuan dan dijanjikan akan melunasi sisanya melalui transfer.

Menerima laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Rawajitu Selatan langsung bergerak ke lokasi. Polisi berhasil mengamankan tiga pelaku di rumah makan yang sama pada hari kejadian.

“Dari hasil penggeledahan, kami menemukan uang tunai Rp3 juta di saku salah satu pelaku yang diakui sebagai hasil pemerasan,” jelas Kapolsek.

Ketiga pelaku masing-masing berinisial S (45), RJ (39), dan S alias Umbul-Umbul. Mereka kini ditahan di Mapolsek Rawajitu Selatan untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Polisi juga menyita barang bukti berupa uang tunai, beberapa telepon seluler yang digunakan untuk berkomunikasi dengan korban, serta tiga unit sepeda motor tanpa nomor polisi.

Penyidik masih mendalami kemungkinan adanya korban lain dan dugaan keterlibatan jaringan yang lebih luas.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 482 dan Pasal 483 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal empat tahun.

Kapolsek Rawajitu Selatan mengimbau masyarakat agar waspada terhadap oknum yang mengaku sebagai wartawan atau aparat penegak hukum.

“Kami minta masyarakat tidak ragu melapor jika mengalami pemerasan atau pengancaman. Polri berkomitmen menindak tegas pelaku kejahatan semacam ini,” tegasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pendiri Sariayu Martha Tilaar Tutup Usia 89 Tahun

JCCNetwork.id- Pendiri Martha Tilaar Group, Martha Tilaar, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan, Rabu (14/10/2026), pukul 06.22 WIB. Tokoh yang dikenal sebagai...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Uang Korupsi Dipakai Bupati Klaten untuk Bayar Utang Pilkada #shorts #trending
01:21
Video thumbnail
Terkuak, Bupati Klaten Diduga Terima Setoran Rutin Rp1,8 Miliar dari OPD hingga BUMD
09:31
Video thumbnail
Anggota Parlemen Malaysia Desak ASEAN Protes ke Indonesia soal Kabut Asap
10:00
Video thumbnail
KPK Ungkap Tong Biru Isi Uang Diduga Hasil Korupsi Bupati Klaten #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
Bukan Brankas, KPK Ungkap Dugaan Uang Hasil Korupsi Bupati Klaten Disimpan dalam Tong Biru
08:31
Video thumbnail
Jokowi Blak-blakan Duga Ada Manuver untuk Hancurkan Reputasinya dan Gibran #shorts #trending
01:27
Video thumbnail
KPK Bongkar Dugaan Korupsi di BNPB, Gepokan Uang hingga Emas Dipamerkan
08:28
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Dana Bencana BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
KPK Bongkar Aliran Uang Miliaran dan Emas 325 Gram ke Pejabat BNPB dalam Kasus Korupsi Dana Bencana
13:39
Video thumbnail
Gugatan UU Pilkada Ditolak MK, Ini Alasan Ambang Batas Pencalonan Kepala Daerah Dipertahankan
08:07
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Penyelewengan Dana Bencana Rp148 Miliar oleh Adik Eks Kepala BNPB
14:44
Video thumbnail
Pemerintah Dituding Tebang Hutan, Mentan Amran UngkapPembukaan Sawah di Papua
08:04
Video thumbnail
Terungkap, KPK Beberkan Dugaan Dana Siap Pakai BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar
22:12
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla #shorts
01:08
Video thumbnail
Lawan Ancaman Karhutla, BPGMN Dorong Budidaya Sagu hingga Jelutung di Lahan Gambut
08:44
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla
08:50
Video thumbnail
Baru Dilantik, Kristomei Buka Peluang Rombak Personel BNPB Buntut Kasus Korupsi
08:29
Video thumbnail
Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Isu Pindah ke PSI: Kabar dari Mana?
01:44
Video thumbnail
Momen Menta Amran Sebut Mahasiswi PPL Kesayangannya, Langsung Dihadiahi Motor #shorts #trending
01:15
Video thumbnail
Bikin Haru, Mentan Amran Sebut Mahasiswi PPL Kesayangannya hingga Dihadiahi Motor
11:01

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER