AS Hentikan Partisipasi dan Pendanaan di Badan PBB Utama

BACA JUGA

Korban Gaza Tembus 74 Ribu

Iran Bersiap Hadapi Perang Besar

Tiger Woods Kehilangan SIM 5 Tahun

Bos BofA Tewas Ditusuk di Times...

AS Desak G20 Tinjau Dagang China

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan rencana penarikan AS dari 66 organisasi internasional, termasuk badan-badan PBB utama yang menangani perubahan iklim, perdamaian, dan demokrasi.

Keputusan tersebut disampaikan melalui memorandum presiden yang dirilis Gedung Putih, Rabu (7/1/2026) malam. T

- Advertisement -

rump menyatakan langkah ini diambil setelah meninjau organisasi, konvensi, dan perjanjian internasional yang dinilai “bertentangan dengan kepentingan Amerika Serikat.” Ia menegaskan, partisipasi AS akan dihentikan dan semua pendanaan bagi entitas terdampak akan dipotong.

Dalam daftar yang dibagikan Gedung Putih, terdapat 35 organisasi non-PBB, termasuk Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC), Institut Internasional untuk Demokrasi dan Bantuan Pemilu, serta Uni Internasional untuk Konservasi Alam.

Meski dicatat sebagai organisasi non-PBB, IPCC sejatinya berada di bawah payung PBB, bertugas mengumpulkan dan menilai bukti ilmiah perubahan iklim global.

- Advertisement -

 

Selain itu, AS juga akan menarik diri dari 31 entitas PBB, termasuk Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC), Dana Demokrasi PBB, UNFPA yang menangani kesehatan ibu dan anak, serta Kantor Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Anak-Anak dalam Konflik Bersenjata.

Juru bicara PBB, Stephane Dujarric, menegaskan pihaknya akan menanggapi pengumuman ini pada Kamis (8/1/2026) pagi.

Meski mengklaim ingin mengurangi keterlibatan AS di forum internasional, pemerintahan Trump tetap aktif memengaruhi keputusan global.

Tahun lalu, Trump sempat mengancam diplomat yang mengadopsi pungutan atas bahan bakar kapal pencemar lingkungan serta menjatuhkan sanksi terhadap Pelapor Khusus PBB yang menyoroti konflik Israel-Gaza.

Sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB, AS memiliki hak veto yang telah digunakan untuk memblokir sejumlah resolusi terkait konflik internasional, termasuk upaya mengakhiri perang Israel-Gaza.

Sejak Januari 2025, Trump kembali menarik AS dari WHO, Perjanjian Iklim Paris, dan Dewan Hak Asasi Manusia PBB—langkah yang sebelumnya juga dilakukan pada masa jabatannya pertama namun dibatalkan oleh pemerintahan Joe Biden.

Penarikan dari WHO akan mulai berlaku 22 Januari 2026. Antara 2024–2025, AS menyumbang USD 261 juta atau sekitar 18 persen dari total pendanaan WHO untuk kerja sama global di isu kesehatan mendesak.

Selain itu, larangan pendanaan AS terhadap badan PBB untuk pengungsi Palestina, UNRWA, yang dimulai pada masa pemerintahan Biden, tetap dilanjutkan pemerintahan Trump.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pasokan BBM Jatim Dipercepat, Pengawasan Diperketat

JCCNetwork.id- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan antrean kendaraan untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah Jawa Timur dapat terurai...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Komisi III DPR Serukan Perangi Jaringan Narkoba Dari Malaysia #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Hinca Panjaitan Serukan Perang terhadap Bandar Narkoba Dari Malaysia
09:35
Video thumbnail
Dukung Rumah Subsidi, Prabowo Dorong Penyerapan 2,4 Juta Genteng Produksi UMKM #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Menteri Ara Beberkan Arahan Prabowo, 2,4 Juta Genteng UMKM Siap Dikirim untuk Rumah Subsidi
08:01
Video thumbnail
Indonesia Bersiap Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, Bahlil Akhirnya Buka Suara
08:30
Video thumbnail
Detik-Detik Mentan Amran Jadi Pusat Perhatian di Lampung #shorts #trending
01:58
Video thumbnail
Usulan Luhut Soal Redefinisi Korupsi Tak Disetujui Prabowo
12:26
Video thumbnail
Rocky Gerung Singgung Era Jokowi, Sebut Pernah Lolos dari 34 Laporan Polisi #shorts #trending
01:57
Video thumbnail
Singgung Era Jokowi, Rocky Gerung Bicara Pengalaman, Klaim Lolos dari 34 Laporan Polisi
11:22
Video thumbnail
Hakim Daniel Singgung Aturan Wantimpres dari Era Jokowi
08:34
Video thumbnail
Usulan Luhut Soal Redefinisi Korupsi Belum Disetujui Prabowo #shorts #trending
02:12
Video thumbnail
Sidang UU Polri Arsul Sani Singgung Amplop Cokelat dalam Rapat Resmi
09:14
Video thumbnail
DPR Tekankan Pentingnya Kompetensi Sebut Ijazah Bukan yang Utama, tapi Jangan Sampai Palsu #shorts
01:57
Video thumbnail
DPR Ingatkan Mahasiswa: Gelar Bukan Tolok Ukur Utama, Keaslian Ijazah Tetap Penting
08:04
Video thumbnail
Momen Tak Terduga Menteri HAM Natalius Pigai, Lancar Berbahasa Kongo di Hadapan Forum
09:46
Video thumbnail
Bahlil Jamin BBM Subsidi Tak Naik, Tegaskan Sesuai Perintah Presiden #shorts #trending
01:36
Video thumbnail
Bahlil Tegaskan Arahan Prabowo soal BBM Subsidi: Harga Tetap, Rakyat Indonesia Tenang
13:36
Video thumbnail
Bahas RUU Perampasan Aset, DPR Soroti Sikap Mahasiswa UI yang Dinilai Berbeda saat di Lapangan
08:25
Video thumbnail
Sikap Tegas Bahlil soal Ekspor Gas: Jangan Ajari Kita soal Komitmen Kontrak
09:03
Video thumbnail
Momen Hangat Amran ke Petani, Topi dan Selendang Dipakaikan Langsung #shorts #trending
01:56

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER