JCCNetwork.id- Jurnalis Jakarta Pusat (JJP) meminta Presiden Prabowo Subianto mengambil sikap, sebagai respon konkret dan bentuk kepedulian kepada sejumlah insan pers nasional yang diduga diculik tentara Zionis Israel saat menjalankan tugas.
Sekedar informasi, keempat jurnalis yang kabarnya ditahan IDF Zionis Israel di antaranya dua orang Jurnalis Republika yaitu Bambang Noroyono alias Abeng dan Thoudy Badai Rifan, Jurnalis Inews Rahendro Herubowo, dan Jurnalis Tempo Andre Prasetyo.
Ketua JJP Joseph Kanugrahan mengatakan, Presiden sepatutnya menunjukkan kepedulian dan memberikan solusi praktis untuk awak media massa yang bertugas mewartakan kabar dan informasi hingga di daerah konflik.
“Kami mendorong agar Presiden dapat segera ambil sikap, dan memberikan keterangan kepada keluarga korban agar dapat lebih tenang menghadapi ujian yang sedang melanda,” ujar Kanugrahan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/5).
Kanugrhan berharap Presiden Prabowosegera mengumumkan sikapnya, untuk memastikan keselamatan rekan-rekan pers dijamin oleh negara.
“Semoga dalam waktu dekat Presiden akan menyampaikan kebijakan yang akan diambil, demi rekan-rekan penjaga demokrasi dan juga hak-hak asasi manusia,” tutup Kanugrahan.


