Pasokan Minyak Venezuela Masuk AS, Pasar Global Berguncang

BACA JUGA

Korban Gaza Tembus 74 Ribu

Iran Bersiap Hadapi Perang Besar

Tiger Woods Kehilangan SIM 5 Tahun

Bos BofA Tewas Ditusuk di Times...

AS Desak G20 Tinjau Dagang China

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan penyerahan antara 30 hingga 50 juta barel minyak mentah Venezuela kepada Amerika Serikat, dalam pernyataan yang disampaikan melalui platform media sosial Truth Social, Selasa (6/1).

Langkah ini terjadi di tengah eskalasi ketegangan geopolitik setelah pasukan AS menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro dalam operasi militer besar-besaran pekan lalu — sebuah aksi yang memicu kecaman internasional sekaligus memicu dinamika baru dalam hubungan bilateral dan pasar energi global.

- Advertisement -

Trump menyatakan bahwa minyak Venezuela yang diserahkan tersebut akan dijual di harga pasar internasional dengan hasil penjualan yang sepenuhnya diatur dan “dikendalikan oleh saya sebagai Presiden Amerika Serikat” demi kepentingan rakyat kedua negara.

Ia menyebutkan instruksi sudah diberikan kepada Menteri Energi AS, Chris Wright, untuk segera mengeksekusi rencana tersebut. Minyak itu rencananya diangkut melalui kapal penyimpanan dan dibawa langsung ke dermaga-dermaga bongkar muat di wilayah AS.

Pengumuman ini menggarisbawahi perebutan sumber daya strategis Venezuela, negara yang memiliki cadangan minyak terbesar di dunia meskipun produksinya menurun drastis dalam beberapa tahun terakhir akibat sanksi, minimnya investasi, serta praktik salah urus di sektor energi.

- Advertisement -

Perkembangan ini langsung berdampak pada harga minyak global. Sentimen pasar merespons dengan penurunan harga minyak mentah acuan global setelah pernyataan Trump, karena kekhawatiran pasokan tambahan dapat memperburuk kondisi kelebihan pasokan yang telah ada.

Analis energi mencatat bahwa langkah tersebut bisa memperluas tekanan pasar, terutama di tengah turunnya permintaan global dan produksi yang relatif tinggi di berbagai wilayah.

Selain itu, perusahaan-perusahaan minyak AS seperti Phillips 66 juga menyatakan bahwa beberapa kilang di Pantai Teluk AS siap untuk memproses minyak berat Venezuela, membuka peluang komersial baru di tengah arsitektur energi global yang berubah.

Langkah pemerintah AS ini mendapatkan tanggapan beragam. Di satu sisi, Trump mengklaim rencana tersebut akan memberikan manfaat ekonomi bagi rakyat Venezuela dan Amerika Serikat.

Namun di sisi lain, penangkapan Maduro dan pengambilalihan sumber daya minyak Venezuela dipandang oleh banyak pihak sebagai tindakan yang kontroversial dan berpotensi melanggar hukum internasional.

Kecaman datang dari sejumlah negara, organisasi internasional, serta pengamat yang menyebutnya sebagai bentuk imperialisme atau pelanggaran kedaulatan.

Beberapa analis energi juga menyoroti tantangan besar dalam memulihkan industri minyak Venezuela yang telah mengalami kerusakan infrastruktur parah selama bertahun-tahun.

Mereka memperkirakan bahwa investasi besar puluhan hingga ratusan miliar dolar dan waktu bertahun-tahun diperlukan untuk kembali mencapai level produksi masa lalu.

Sebelumnya pada 3 Januari 2026, AS melancarkan operasi militer di Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolás Maduro dan istrinya di Caracas.

 

Pemerintah AS menuduh Maduro terlibat dalam aktivitas narkotika internasional dan ancaman keamanan, tetapi langkah ini menuai kritik tajam dari banyak pemimpin dunia serta menimbulkan ketegangan diplomatik yang serius.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

JRF dan Konser Kanye West Dongkrak Ekonomi Jakarta Rp625 Miliar

JCCNetwork.id- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut penyelenggaraan Jakarta Running Festival (JRF) dan konser Kanye West memberikan kontribusi ekonomi signifikan bagi Ibu Kota. Kedua...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Prabowo Kerap Reshuffle Menteri, Mahfud MD Angkat Bicara
09:01
Video thumbnail
Komisi III DPR Serukan Perangi Jaringan Narkoba Dari Malaysia #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Hinca Panjaitan Serukan Perang terhadap Bandar Narkoba Dari Malaysia
09:35
Video thumbnail
Dukung Rumah Subsidi, Prabowo Dorong Penyerapan 2,4 Juta Genteng Produksi UMKM #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Menteri Ara Beberkan Arahan Prabowo, 2,4 Juta Genteng UMKM Siap Dikirim untuk Rumah Subsidi
08:01
Video thumbnail
Indonesia Bersiap Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, Bahlil Akhirnya Buka Suara
08:30
Video thumbnail
Detik-Detik Mentan Amran Jadi Pusat Perhatian di Lampung #shorts #trending
01:58
Video thumbnail
Usulan Luhut Soal Redefinisi Korupsi Tak Disetujui Prabowo
12:26
Video thumbnail
Rocky Gerung Singgung Era Jokowi, Sebut Pernah Lolos dari 34 Laporan Polisi #shorts #trending
01:57
Video thumbnail
Singgung Era Jokowi, Rocky Gerung Bicara Pengalaman, Klaim Lolos dari 34 Laporan Polisi
11:22
Video thumbnail
Hakim Daniel Singgung Aturan Wantimpres dari Era Jokowi
08:34
Video thumbnail
Usulan Luhut Soal Redefinisi Korupsi Belum Disetujui Prabowo #shorts #trending
02:12
Video thumbnail
Sidang UU Polri Arsul Sani Singgung Amplop Cokelat dalam Rapat Resmi
09:14
Video thumbnail
DPR Tekankan Pentingnya Kompetensi Sebut Ijazah Bukan yang Utama, tapi Jangan Sampai Palsu #shorts
01:57
Video thumbnail
DPR Ingatkan Mahasiswa: Gelar Bukan Tolok Ukur Utama, Keaslian Ijazah Tetap Penting
08:04
Video thumbnail
Momen Tak Terduga Menteri HAM Natalius Pigai, Lancar Berbahasa Kongo di Hadapan Forum
09:46
Video thumbnail
Bahlil Jamin BBM Subsidi Tak Naik, Tegaskan Sesuai Perintah Presiden #shorts #trending
01:36
Video thumbnail
Bahlil Tegaskan Arahan Prabowo soal BBM Subsidi: Harga Tetap, Rakyat Indonesia Tenang
13:36
Video thumbnail
Bahas RUU Perampasan Aset, DPR Soroti Sikap Mahasiswa UI yang Dinilai Berbeda saat di Lapangan
08:25
Video thumbnail
Sikap Tegas Bahlil soal Ekspor Gas: Jangan Ajari Kita soal Komitmen Kontrak
09:03

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER