JCCNetwork.id-PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 terus bergerak naik.
Hingga Selasa (16/12/2025), total tiket yang terjual telah mencapai 1.521.766 lembar untuk periode perjalanan 18 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026.
Jumlah tersebut setara dengan 43,4 persen dari total 3.506.104 tempat duduk yang disiapkan KAI selama masa libur akhir tahun.
Dari total penjualan itu, layanan kereta api jarak jauh masih menjadi pilihan utama masyarakat dengan capaian 1.448.084 tiket, atau sekitar 52,4 persen dari kapasitas 2.761.048 kursi yang tersedia.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan penjualan tiket kereta api lokal masih relatif rendah dibandingkan jarak jauh.
Hingga saat ini, tiket KA lokal yang terjual tercatat sebanyak 73.682 lembar, atau 9,9 persen dari total kapasitas 745.056 tempat duduk.
Menurut Anne, perbedaan tersebut dipengaruhi oleh pola pemesanan penumpang.
Tiket kereta api lokal baru dapat dipesan mulai tujuh hari sebelum keberangkatan, sehingga tingkat keterisian diperkirakan akan terus meningkat mendekati hari perjalanan.
KAI pun memproyeksikan okupansi KA lokal akan mengikuti tren perjalanan jarak dekat yang umumnya direncanakan dalam waktu singkat.
Berdasarkan data sementara, tingkat okupansi tertinggi tercatat mencapai 62,0 persen pada H-11 atau Minggu (28/12/2025). Angka tersebut masih berpotensi bertambah seiring berlanjutnya penjualan tiket.
Untuk mendukung mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru, KAI menyiapkan total 3.506.104 tempat duduk yang terdiri atas layanan kereta api jarak jauh dan lokal.
Selain itu, KAI juga menggulirkan program diskon tarif hingga 30 persen yang berlaku pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, dengan kuota 1.509.080 tempat duduk.
Sementara itu, stasiun dengan volume keberangkatan penumpang kereta api jarak jauh tertinggi hingga pertengahan Desember didominasi wilayah Jabodetabek dan Jawa.
Stasiun Pasar Senen mencatat jumlah pelanggan terbanyak dengan 176.516 penumpang, disusul Gambir 93.683 penumpang dan Yogyakarta 90.380 penumpang.
Adapun stasiun lainnya yang masuk sepuluh besar antara lain Lempuyangan, Bekasi, Surabaya Pasar Turi, Bandung, Surabaya Gubeng, Semarang Tawang, serta Kiaracondong.



