Kebakaran Wang Fuk Court Tewaskan Pekerja RI

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban meninggal dalam tragedi kebakaran apartemen Wang Fuk Court, Hong Kong, bertambah menjadi tujuh orang. Seluruh korban merupakan pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja di sektor domestik.

Informasi tersebut disampaikan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong setelah melakukan koordinasi dengan Hong Kong Police Force. Proses identifikasi korban masih terus dilakukan oleh otoritas setempat.

- Advertisement -

“Berdasarkan hasil koordinasi dengan Hong Kong Police Force, hingga saat ini, WNI yang menjadi korban meninggal dunia total berjumlah 7 orang,” menurut pernyataan tertulis KJRI Hong Kong yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Selain tujuh korban meninggal, KJRI mencatat masih banyak PMI yang belum diketahui keberadaannya. Dari konsolidasi data ketenagakerjaan dan verifikasi langsung di lapangan, terdapat sekitar 140 WNI yang bekerja di kawasan permukiman tersebut.

Dari jumlah itu, baru 61 orang berhasil ditemukan dan dikonfirmasi dalam kondisi selamat maupun menjadi korban meninggal. Sementara 79 PMI lainnya masih dalam proses pencarian serta verifikasi kondisi terkini.

- Advertisement -

“Dari jumlah tersebut, 61 orang di antaranya telah berhasil di konfirmasi keberadaan dan kondisinya, termasuk WNI/PMI korban meninggal. Sementara itu, 79 WNI/PMI lainnya masih terus diverifikasi keberadaan dan kondisinya,” menurut pernyataan KJRI Hong Kong.

KJRI menyebutkan, upaya penanganan korban terus dilakukan. Tim perwakilan Indonesia di Hong Kong memastikan dukungan diberikan baik untuk proses identifikasi jenazah maupun penanganan kebutuhan mendesak para PMI yang terdampak. Sejumlah bantuan logistik telah disalurkan ke tempat penampungan sementara.

Untuk mempermudah layanan, KJRI juga membuka posko darurat di Tai Po Community Center dan menyiapkan posko tambahan yang melayani kebutuhan PMI terkait dokumen keimigrasian, termasuk pengurusan paspor.

Kebakaran besar yang mengguncang kawasan permukiman Wang Fuk Court itu terjadi pada Rabu (26/11/2025) dan disebut sebagai salah satu insiden kebakaran terburuk dalam sejarah Hong Kong modern. Hingga Jumat malam (28/11), otoritas Hong Kong mencatat 128 korban jiwa serta 79 orang luka-luka.

Proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. Kepolisian Hong Kong telah menetapkan 11 orang sebagai tersangka yang kini ditahan dengan tuduhan manslaughter atau pembunuhan tanpa unsur kesengajaan.

KJRI Hong Kong menegaskan akan terus memantau perkembangan kasus tersebut, memastikan hak-hak korban terpenuhi, serta berkoordinasi intensif dengan pihak keluarga di Indonesia terkait pemulangan jenazah para PMI.

Lebih lanjut, pemerintah Indonesia menyerukan agar seluruh PMI yang berada di Hong Kong dan wilayah sekitarnya tetap menjaga komunikasi dengan perwakilan RI serta sesama pekerja migran guna memastikan keselamatan masing-masing di tengah kondisi darurat.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pemerintah Kaji Sasaran MBG, Menkeu: BGN Tentukan Mekanisme Penerima

JCCNetwork.id- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah berpotensi menghemat anggaran apabila wacana mengecualikan anak dari keluarga mampu sebagai penerima Program Makan Bergizi Gratis...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
BPKN Sebut Komunikasi Pengembang LRT City Sulit, Menteri Ara Langsung Turun Tangan Buru Solusi
08:48
Video thumbnail
Keponakan Presiden Prabowo Sebut Dunia Iri dengan Budaya RI
08:42
Video thumbnail
Tak Pakai Lama! Purbaya Gerak Cepat Bongkar Aturan Berbelit
08:35
Video thumbnail
Prabowo Blak-blakan! Ekonomi Itu Sederhana, Jangan Dianggap Ilmu Para Dewa
08:57
Video thumbnail
Bukan Kaleng-Kaleng! Inovasi Pertanian Bikin Heboh, Traktor Amfibi hingga Alat Panjat Kelapa
08:23
Video thumbnail
Luar Biasa Mentan Amran Borong Lahan Jagung Rp10 Miliar, 3.000 H Siap Dibagikan Gratis ke Petani
08:04
Video thumbnail
MUI Dorong Kongres Ambil Sikap Jelas, Minta Rekomendasi Tegas Tolak Praktik LGBT di Indonesia
08:16
Video thumbnail
Bahlil Yakin Era Mobil Hidrogen Segera Tiba, Mobil Listrik Terancam?
11:06
Video thumbnail
Berseloroh, Polkam Bicara Tegas soal Plt Jaksa Agung
08:29
Video thumbnail
MBG Program Mulia, Namun Terganggu Gegara Oknum Pejabat Kalah Lawan Setan & Roh Gelap
08:59
Video thumbnail
Prabowo Semprot Media soal Pemberitaan Sekolah Rusak: Ada Waktunya Saya Sebut!
10:25
Video thumbnail
Dipandang Sebelah Mata, Mampukah B50 Jadi Senjata Baru Energi Indonesia?
11:17
Video thumbnail
Bahlil Singgung "Tulis Lain Baca Lain Bikin Lain"
11:13
Video thumbnail
MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus Begitu Saja, Operator Wajib Kasih Opsi
09:56
Video thumbnail
Purbaya cecar PLN dan Kemenperin Jelaskan Aturan KEK yang Rugikan Industri Lokal
16:59
Video thumbnail
Prabowo Tanya LSM yang Sering Mengkritik: Siapa yang Bayar HP dan Listrik Kalian?
08:47
Video thumbnail
Nasib Pedagang BBM Way Kanan Berbalik, DPR Minta Kasusnya Dihentikan: Dia Pahlawan
08:59
Video thumbnail
Prabowo Soroti Kaus Prabowonomics di Kaus Kader PKB Sebut Tidak Pantas Namanya di Situ!
08:41
Video thumbnail
Suasana Pecah! Prabowo Bercanda ke Bahlil, Sebut MBG Singkatan Mas Bahlil Ganteng
08:37
Video thumbnail
Ngaku Penganut Mazhab Bebas Aktif, Bahlil: Saya Nggak Bisa Digiring
11:09

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER