Delapan Pemain Dicoret dari Skuad Garuda Muda

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, resmi memangkas skuadnya menjadi 23 pemain untuk menghadapi SEA Games 2025 yang akan berlangsung di Thailand pada 3–18 Desember 2025. Keputusan tersebut diambil setelah melewati proses evaluasi panjang pada pemusatan latihan yang digelar dalam beberapa pekan terakhir.

Dalam daftar akhir yang dirilis pada Kamis malam, delapan pemain akhirnya tidak masuk ke dalam rencana tim. Mereka adalah Ikram Algifari, Arkhan Fikri, Brandon Scheunemann, Alfharezzi Buffon, Wigi Pratama, Rifqi Ray Farandi, Mikael Tata, dan Ricky Pratama. Pemangkasan skuad ini dilakukan karena setiap negara hanya diperbolehkan mendaftarkan maksimal 23 pemain untuk berlaga di ajang multievent dua tahunan tersebut.

- Advertisement -

Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah gelandang muda Arema FC, Arkhan Fikri. Pemain yang dikenal memiliki visi permainan matang itu terpaksa dicoret lantaran belum pulih sepenuhnya dari cedera. Indra Sjafri menyebut keputusan tersebut diambil demi kepentingan tim serta kondisi sang pemain agar tidak memaksakan diri di turnamen besar.

Meski kehilangan Arkhan, kekuatan lini tengah Garuda Muda tetap menjanjikan dengan hadirnya sejumlah pemain yang tampil reguler di klub masing-masing. Posisi gelandang tetap dihuni para pemain kunci seperti Ivar Jenner yang bermain untuk Jong Utrecht di Belanda, Toni Firmansyah dari Persebaya Surabaya, Rivaldo Pakpahan dari Borneo FC, dan Ananda Raehan milik PSM Makassar. Selain itu, ada gelandang serbabisa Marselino Ferdinan yang kini memperkuat klub Slovakia, AS Trencin.

Dari total 23 pemain yang dipilih, empat di antaranya merupakan pemain yang berkarier di luar negeri, yakni Ivar Jenner (Jong Utrecht), Dion Markx (Top Oss), Marselino Ferdinan (AS Trencin), serta Mauro Zijlstra. Keberadaan para pemain abroad ini diharapkan mampu menambah kualitas permainan Timnas Indonesia U-22 dalam bersaing di level regional.

- Advertisement -

Meskipun Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memasang target realistis berupa perak, PSSI bersama jajaran pelatih dan pemain optimistis dapat meraih hasil maksimal. Target tertinggi tetap diarahkan pada medali emas yang terakhir kali diraih Indonesia pada SEA Games 1991 dan 2011.

Pada fase grup, Indonesia tergabung di Grup C bersama Myanmar dan Filipina. Komposisi grup sempat berubah setelah Kamboja mengundurkan diri dari SEA Games 2025, sehingga Singapura yang sebelumnya digabungkan di Grup C dipindahkan ke Grup A. Grup A kini diisi tuan rumah Thailand, Singapura, serta Timor Leste.

Dengan materi pemain yang dinilai merata dan sejumlah nama yang berpengalaman di kompetisi luar negeri, Timnas Indonesia U-22 diharapkan mampu menjalani turnamen ini dengan hasil memuaskan serta membuka jalan menuju babak final perebutan medali emas.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

BMKG Prediksi Hujan Ringan Guyur Jakarta Hari Ini

JCCNetwork.id- Warga DKI Jakarta diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang diperkirakan terjadi sepanjang hari, Sabtu (25/4/2026). Kondisi cuaca yang cenderung tidak stabil membuat...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER