Ronaldo Akhirnya Buka Suara soal Ketidakhadirannya di Pemakaman Jota

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kapten tim nasional Portugal, Cristiano Ronaldo, akhirnya memberikan penjelasan terbuka terkait keputusannya yang menuai kontroversi tidak menghadiri pemakaman rekan setimnya, Diogo Jota, dan sang adik Andre Silva, yang meninggal dunia dalam kecelakaan mobil tragis di Spanyol pada 3 Juli 2025.

Dalam wawancara eksklusif bersama jurnalis Inggris Piers Morgan, Ronaldo mengungkap bahwa keputusan tersebut bukan karena ketidakpedulian, melainkan didasari dua alasan pribadi yang telah lama ia pegang teguh.

- Advertisement -

“Banyak orang mengkritik saya, tetapi saya tidak peduli. Hati nurani saya bersih. Sejak ayah saya meninggal, saya tidak pernah lagi ke pemakaman. Selain itu, saya tahu reputasi saya. Di mana pun saya pergi, selalu jadi pusat perhatian. Saya tidak ingin suasana duka berubah karena kehadiran saya,” ujar Ronaldo.

Pernyataan tersebut menjadi tanggapan langsung atas kritik tajam publik Portugal yang menilai Ronaldo tidak menghormati mendiang Jota. Kritik itu mencuat setelah foto sang bintang berlibur di atas kapal pesiar di Mallorca tersebar beberapa hari setelah pemakaman.

Namun, Ronaldo menegaskan bahwa ia tetap memberikan dukungan pribadi kepada keluarga Jota secara langsung.

- Advertisement -

“Saya berbicara dengan keluarga mereka dan memberi dukungan. Saya tidak perlu berada di depan kamera untuk menunjukkan kepedulian saya,” tegasnya.

Ketidakhadiran Ronaldo dalam prosesi pemakaman yang dihadiri sejumlah bintang sepak bola dunia—seperti Virgil van Dijk, Andy Robertson, dan Ruben Neves—sempat memicu perdebatan di media sosial Portugal. Banyak pihak menilai Ronaldo tidak menghargai momen kehilangan besar bagi dunia sepak bola.

Namun, kakaknya, Katia Aveiro, membela keputusan tersebut melalui unggahan di media sosial. Ia menyinggung pengalaman pahit keluarga mereka saat pemakaman sang ayah, José Dinis Aveiro, yang kala itu diwarnai liputan masif dan publikasi berlebihan.

“Masyarakat kini terlalu cepat menghakimi. Mereka lebih fokus pada ketidakhadiran seseorang ketimbang menghormati duka keluarga,” tulisnya.

Ronaldo juga mengenang interaksi terakhirnya bersama Jota dalam laga final UEFA Nations League 2025, di mana Portugal berhasil menundukkan Spanyol. Ia mengaku sangat terpukul ketika menerima kabar kecelakaan tersebut.

“Saya menangis banyak sekali. Rasanya sulit dipercaya. Diogo adalah orang baik, pendiam, dan pemain hebat,” ujarnya.

Meski absen dalam pemakaman, Ronaldo hadir dalam upacara penghormatan nasional untuk mengenang Jota yang digelar pada September 2025 di Lisbon. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh anggota skuad timnas Portugal, keluarga Jota, agen Jorge Mendes, serta Presiden dan Perdana Menteri Portugal.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Guru Honorer Dipastikan Tak Kena PHK

JCCNetwork.id- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan tidak akan terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap ratusan ribu guru non aparatur sipil negara...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER