Banjir Bandang-Longsor di Nduga Telan Banyak Korban, DPR Minta BNPB Perkuat Sistem Peringatan Dini

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id  – Bencana banjir bandang dan tanah longsor di Distrik Dal, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Jumat (1/11/2025) yang menyebabkan 15 warga tewas dan 8 lainnya hilang membuat keprihatinan banyak pihak. Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Matindas Janusanti Rumambi, mengatakan musibah ini menyisakan kepedihan mendalam karena banyak warga menjadi korban dan kehilangan tempat tinggalnya.

“Kami dari Fraksi PDI Perjuangan DPR RI sangat berduka sekali atas musibah ini, semoga korban yang dalam proses pencarian juga segera bisa ditemukan. Melihat medan bencana di daerah pegunungan, proses evakuasi memang bukan hal mudah, maka saya minta tim SAR bisa bekerja cepat dan tepat,” ujar Matindas di Jakarta, Kamis (6/10/2025).

- Advertisement -

Matindas mengungkapkan, musibah yang terjadi di Distrik Dal, Kabupaten Nduga pada Jumat sore itu sangatlah mengangetkan. Sebab, selama ini belum pernah terjadi bencana yang sedahsyat itu dan menimbulkan banyak korban jiwa. Untuk itu, Matindas meminta agar bencana ini menjadi momentum evaluasi pemerintah daerah maupun pusat dalam memitigasi bencana.

“Pemerintah dalam hal ini BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) perlu memperkuat mitigasi bencana berbasis wilayah, terutama di daerah rawan dengan infrastruktur terbatas seperti Papua Pegunungan. Bencana ini menjadi peringatan penting bahwa adaptasi terhadap perubahan iklim dan kesiapsiagaan masyarakat di wilayah pegunungan harus menjadi prioritas pembangunan,” tegasnya.

Matindas juga mendorong BNPB dan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan memperkuat sistem peringatan dini dan evakuasi cepat di wilayah rawan bencana. Musibah di Kabupaten Nduga menyisakan pelajaran bahwa potensi bencana hidrometeorologi di Papua Pegunungan sangat tinggi apalagi di masa cuaca ekstrem saat ini.

- Advertisement -

“Jika melihat wilayah Papua Pegunungan yang berbukit-bukit dan akses alat berat begitu sulit, maka harus sejak dini diantisipasi dengan menyiagakan alat-alat itu di lokasi strategis. Sehingga ketika terjadi bencana proses evakuasi bisa cepat,” kata dia.

Matindas juga meminta pemerintah bertindak taktis untuk menangani para korban selamat banjir bandang dan longsor Nduga. Bantuan logistik, menurutnya, harus segera diterjunkan agar korban tidak semakin menderita atau jatuh sakit. Bagi warga yang kehilangan rumah atau tempat tinggalnya rusak, harus difasilitasi oleh pemerintah, seperti membangunkan shelter atau rumah sementara. Matindas juga mendorong ada pelibatan bersama masyarakat agar para korban bisa cepat pulih.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

KH Marzuki Mustamar Mengaku Dilarang Masuk Saudi, Padahal Visa Umrah Sudah Terbit

JCCNetwork.id- Mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar, mengaku batal menunaikan ibadah umrah setelah mendapat larangan masuk ke Arab...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Hakim Batalkan Semua Dakwaan
09:39
Video thumbnail
Pedagang Seblak Gugat Aturan Sertifikat Halal ke Mahkamah Konstitusi
13:18
Video thumbnail
Saldi Isra Cecar soal Audit, Ahli Ungkap Cara BPK Hadapi Membludaknya Perkara Korupsi
14:18
Video thumbnail
Detik Detik Febrie Pertanyakan Dasar Tuduhan terhadap Dirinya
10:34
Video thumbnail
Detik-Detik Febrie Adriansyah Pertanyakan Jaksa, Apa Dasar Tuduhan terhadap Dirinya? #shorts
01:01
Video thumbnail
Aji Cahyono Jadi Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Tapi Belum Ditahan? #shorts
02:22
Video thumbnail
Dulu di Puncak Kejaksaan, Kini Hadapi Dakwaan TPPU, Febrie: Saya Tak Pernah Minta Jabatan
08:44
Video thumbnail
KDM Ungkap Pengalaman Diteror, Rumdin Dilempari hingga Dikejar 25 Orang Berpedang #shorts #trending
01:10
Video thumbnail
KDM Bikin Ngakak, Tak Sebut Ulang Hadirin, Takut Semua Jadi Menteri
08:32
Video thumbnail
Kelakar Bahlil di Trade Expo 2026, Bacakan Sambutan Prabowo Tak Boleh Kurang atau Lebih
09:44
Video thumbnail
Blak-blakan Mentan Amran Puji Tito Karnavian, Noordin M Top Saja Bisa Diselesaikan #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Di Hadapan Hakim, Febrie Tegaskan Pemberantasan Korupsi Adalah Pengabdian
35:35
Video thumbnail
Mentan Amran Puji Tito Karnavian: Noordin M Top Saja Bisa Diselesaikan, Apalagi Mafia Kecil
08:32
Video thumbnail
Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berlanjut, Aji Cahyono Jadi Tersangka #shorts #trending
02:22
Video thumbnail
KDM Ungkap Pengalaman Diteror, Rumdin Dilempari hingga Dikejar 25 Orang Berpedang
08:55
Video thumbnail
Lawan Karhutla, Prabowo Kucurkan Rp2 Miliar untuk 200 Titik Bor #shorts #trending
01:56
Video thumbnail
Lawan Karhutla, Prabowo Kucurkan Rp2 Miliar untuk 200 Titik Bor
08:46
Video thumbnail
SBY: Gagal Bertransformasi, Indonesia Emas 2045 Bisa Menjadi Ilusi #shorts #trending
01:43
Video thumbnail
SBY: Gagal Bertransformasi, Indonesia Emas 2045 Bisa Menjadi Ilusi
08:44
Video thumbnail
Kondisi Udara di Palangka Raya Mengkhawatirkan #shorts #trending
00:43

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER