JCCNetwork.id- Dua jenazah korban kecelakaan helikopter tipe BK117-D3 yang jatuh di Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, akhirnya tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Selasa (9/9/2025) siang.
Manajer Operasi Bandara Sultan Syarif Kasim II, Imamura Ginting, mengonfirmasi kedatangan kedua jenazah melalui terminal kargo bandara sekitar pukul 13.41 WIB setelah transit di Jakarta. Kedua korban tersebut adalah Iboy Irfan Rosa, warga Kabupaten Kuantan Singingi, dan Yudi Febrian Rahman, warga Kota Pekanbaru.
“Jenazah langsung dijemput pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka masing-masing menggunakan ambulans,” katanya di Pekanbaru, Selasa.
Jenazah Iboy kemudian diberangkatkan ke rumah duka di Jalan Pandau, Kabupaten Kuantan Singingi, sementara jenazah Yudi dibawa ke Jalan Diponegoro, Pekanbaru. Peti jenazah berwarna putih diturunkan dengan pengawalan ketat oleh tim bandara, keluarga, serta perwakilan perusahaan tempat korban bekerja, APRIL Group.
Suasana haru menyelimuti kediaman almarhum Yudi Febrian Rahman di Jalan Amir Hamzah, Kelurahan Cinta Raja, Kecamatan Sail, Pekanbaru. Sejumlah tetangga dan kerabat tampak hadir memberikan penghormatan terakhir. Ketua RW setempat, Panzi Barza, yang juga sahabat masa kecil Yudi, mengenang almarhum sebagai sosok ramah dan peduli pada lingkungan sekitar.
“Dari kecil saya bersahabat baik dengan beliau. Dia dikenal sebagai orang yang baik di komplek ini. Saat Agustusan tahun ini, beliau sempat menyumbang dana untuk semarak 17-an meski tak bisa pulang ke Pekanbaru karena masih bekerja di Kalimantan,” ujar dia.
Menurutnya, Yudi adalah pribadi yang rendah hati, penyayang keluarga, dan tidak pernah terlibat konflik dengan warga.
“Saya tak pernah melihat almarhum bertengkar mulut dengan orang lain,” ujarnya.
Kecelakaan helikopter BK117-D3 tersebut menewaskan seluruh delapan orang di dalamnya. Mereka adalah pilot Kapten Haryanto Tahir asal Batam, teknisi Hendra Darmawan asal Luwu, Sulawesi Selatan, serta enam penumpang, yakni Mark Werren (Australia), Santha Kumar Prabhakaran (India), Claudine Pereira Quito (Brasil), Iboy Irfan Rosa (Kuantan Singingi, Riau), Yudi Febrian Rahman (Pekanbaru, Riau), dan Andys Rissa Pasulu (Balikpapan, Kalimantan Timur).
Proses pemulangan jenazah korban lainnya masih dilakukan secara bertahap ke daerah asal masing-masing.























