Demo 50 Ribu Buruh, Rute Transjakarta Berubah

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Puluhan ribu buruh dari sejumlah wilayah penyangga Jakarta dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (24/9). Konsentrasi massa diperkirakan berada di sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI), yang menjadi salah satu titik utama penyampaian aspirasi para pekerja.

 

- Advertisement -

Aksi tersebut diperkirakan melibatkan sekitar 50.000 buruh yang tergabung dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI). Massa akan bergerak menuju pusat Jakarta dari sejumlah kawasan industri dan wilayah penyangga Ibu Kota.

 

Sejumlah daerah disebut menjadi titik keberangkatan peserta aksi, di antaranya Kabupaten Tangerang, Kabupaten Bekasi, Karawang, dan Purwakarta. Para buruh dijadwalkan menuju Jakarta dengan menggunakan sepeda motor.

- Advertisement -

 

Mobilisasi massa dalam jumlah besar tersebut berpotensi meningkatkan kepadatan lalu lintas, khususnya di jalur-jalur yang mengarah ke kawasan Jakarta Pusat. Kondisi itu juga menjadi perhatian operator transportasi umum karena aktivitas demonstrasi dapat memengaruhi kelancaran perjalanan masyarakat.

 

Dalam aksi tersebut, buruh membawa agenda utama berupa penyampaian petisi kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Petisi tersebut berkaitan dengan substansi Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan yang diharapkan dapat mengakomodasi kepentingan dan perlindungan bagi para pekerja.

 

Penyampaian aspirasi secara langsung kepada pemerintah menjadi bagian penting dari aksi yang dilakukan KBPBI. Para buruh ingin menyampaikan pandangan mereka terkait arah pengaturan ketenagakerjaan, termasuk substansi regulasi yang dinilai berkaitan langsung dengan kondisi dan kepentingan pekerja.

 

Di tengah rencana pengerahan massa tersebut, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga keberlangsungan layanan. Penyesuaian rute maupun pola operasional akan dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi lalu lintas dan situasi di sekitar lokasi demonstrasi.

 

Langkah tersebut dilakukan karena keberadaan massa dalam jumlah besar berpotensi menyebabkan perlambatan hingga pengalihan arus kendaraan di sejumlah ruas jalan. Dampaknya dapat dirasakan oleh pengguna transportasi umum yang melintasi kawasan pusat Jakarta.

 

Transjakarta mengimbau masyarakat yang hendak melakukan perjalanan pada Kamis untuk memperhatikan perkembangan informasi sebelum berangkat. Penumpang juga diminta menyesuaikan rute perjalanan apabila terjadi perubahan layanan akibat kondisi di lapangan.

 

Ayu dari Transjakarta meminta pelanggan memanfaatkan kanal informasi resmi perusahaan untuk memperoleh pembaruan mengenai kondisi layanan selama berlangsungnya aksi demonstrasi.

 

“Untuk kenyamanan perjalanan pelanggan, diimbau untuk menyesuaikan perjalanan melalui aplikasi TJ: Transjakarta dan sosial media resmi,” tutupnya.

 

Informasi mengenai perubahan rute, pengalihan perjalanan, maupun penyesuaian layanan akan disampaikan melalui kanal resmi Transjakarta sesuai dengan kondisi terkini di lapangan.

 

Dengan adanya pengerahan massa buruh dari berbagai wilayah penyangga, masyarakat yang beraktivitas di kawasan Jakarta Pusat diimbau memperhitungkan potensi perubahan kondisi lalu lintas. Pengguna kendaraan pribadi maupun transportasi umum dapat memantau informasi terbaru agar dapat menyesuaikan waktu dan jalur perjalanan.

 

Sementara itu, aksi buruh di kawasan Bundaran HI menjadi bagian dari upaya kelompok pekerja menyampaikan aspirasi terkait pembahasan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan. Massa dari berbagai daerah dijadwalkan berkumpul di Jakarta untuk menyampaikan petisi tersebut secara langsung kepada pemerintah.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kemnaker Buka Magang Nasional Tahap 2

JCCNetwork.id- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi memulai pelaksanaan Magang Nasional (MagangHub) Tahun 2026 Tahap 2 pada Senin (21/9/2026). Program tersebut ditujukan untuk memberikan kesempatan kepada...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER