Koperasi Merah Putih Jadi Jangkar Ekonomi Rakyat

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan keberadaan Koperasi Merah Putih (KMP) di Kota Madiun, Jawa Timur, berperan vital dalam memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus mendukung pemasaran produk pertanian dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dalam kunjungan kerjanya di Kelurahan Nambangan Lor, Jumat (22/8), AHY menyebut KMP dirancang sebagai “jangkar soko guru perekonomian” yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Koperasi ini, menurutnya, menjadi wadah distribusi yang menghubungkan petani, peternak, pelaku perkebunan, hingga UMKM dengan konsumen tanpa melalui rantai distribusi panjang.

- Advertisement -

“Semangatnya adalah koperasi menjadi semakin kuat, menjadi jangkar soko guru perekonomian, serta menghadirkan keuntungan bagi masyarakat. Dengan KMP di Nambangan Lor ini, produk petani, perkebunan, hingga pelaku UMKM bisa langsung dipasarkan,” jelas AHY, Jumat (22/8).

KMP merupakan bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan pendirian koperasi di setiap desa dan kelurahan di seluruh Indonesia. Kehadiran koperasi ini diharapkan tidak hanya mendorong akses pasar bagi pelaku usaha kecil, tetapi juga menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Di KMP Nambangan Lor, produk yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari kuliner, fesyen, beras, minyak goreng, gula, hingga hasil hortikultura lokal. Sistem ini, kata AHY, membuat masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih kompetitif dan terjangkau.

- Advertisement -

KMP di Madiun juga telah menjalin kolaborasi dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog. Kolaborasi tersebut memungkinkan koperasi memasok bahan makanan langsung untuk dapur MBG, sehingga memberi manfaat ganda: memperkuat perekonomian warga sekaligus mendukung ketahanan pangan.

AHY optimistis, dengan dukungan infrastruktur yang memadai serta koordinasi lintas kementerian, koperasi ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.

Wali Kota Madiun, Maidi, menyatakan KMP Nambangan Lor adalah salah satu dari 27 koperasi kelurahan yang telah terbentuk di wilayahnya. Ia menilai, keberadaan koperasi akan semakin terasa manfaatnya karena terintegrasi langsung dengan program-program pemerintah pusat.

Peresmian KMP di Nambangan Lor turut dihadiri Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan Kemenko Pangan, Tatang Yuliono, serta jajaran Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.

Dengan kehadiran KMP, pemerintah berharap roda perekonomian masyarakat di tingkat bawah dapat semakin bergerak, sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan ekonomi inklusif nasional.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Laga Denmark-Ukraina Berhenti Akibat Eriksen

JCCNetwork.id-Pertandingan persahabatan internasional antara Denmark dan Ukraina di Stadion Odense, Minggu (7/6), dihentikan sebelum waktu normal berakhir setelah kapten Denmark, Christian Eriksen, kolaps di...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER