23 Penumpang Selamat, 4 Tewas

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Sebanyak 23 penumpang KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di perairan Selat Bali pada Rabu malam (2/7/2025), berhasil ditemukan selamat hingga Kamis pagi (3/7/2025).

Dari jumlah tersebut, empat penumpang dilaporkan meninggal dunia dan satu dalam kondisi kritis.

- Advertisement -

Menurut informasi yang dihimpun, 17 orang penumpang ditemukan oleh nelayan di wilayah Dusun Pabuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.

Sementara satu orang lainnya ditemukan di perairan Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya.

Kelian Banjar Pabuahan, Kanzan, membenarkan penemuan korban oleh warga nelayan.

- Advertisement -

“Informasi yang saya terima, dari 17 orang penumpang yang ditemukan nelayan itu, empat orang meninggal dunia, satu orang kritis dan sisanya selamat,” kata Kelian Banjar atau Kepala Dusun Pabuahan Kanzan yang dihubungi lewat telepon. Dia mengatakan, nelayan yang melaut juga memantau jika menemukan penumpang KMP Tunu Pratama Jaya.

Salah satu penumpang selamat, Saiful Munir (40), warga Dusun Banjarejo, Jember, ditemukan oleh tim penyelamat di sekitar perairan Desa Candikusuma.

“Saya bisa selamat karena menemukan jaket pelampung saat sudah di laut,” katanya.

Ia mengaku dapat bertahan karena mengenakan jaket pelampung yang ditemukan saat mengapung di laut.

Saiful kini menjalani pemeriksaan medis di Pos Gilimanuk, dan menyebut rekannya masih belum ditemukan.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengonfirmasi bahwa total 23 penumpang telah diselamatkan sejauh ini.

Selain ditolong nelayan dan tim SAR, sebagian korban berhasil menyelamatkan diri menggunakan sekoci.

Beberapa lainnya diselamatkan oleh kapal-kapal yang melintas di lokasi kejadian.

“Hingga pukul 08.00 WIB ada empat orang meninggal dunia yang semuanya sudah berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit,” kata Nanang.

KMP Tunu Pratama Jaya dilaporkan tenggelam pada pukul 23.35 WIB, sekitar 40 menit setelah bertolak dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali.

Berdasarkan data manifest, kapal mengangkut 53 penumpang, 12 kru kapal, serta 22 unit kendaraan.

“Pencarian harus cepat jika tidak area pencarian akan meluas. Cuaca di lokasi saat ini cukup baik meskipun gelombang laut masih cukup tinggi,” ujar Nanang.

Proses pencarian terhadap 38 orang yang masih dinyatakan hilang terus dilakukan oleh tim SAR gabungan yang melibatkan Basarnas, TNI/Polri, dan sejumlah potensi SAR lainnya.

Nanang menyebut, kondisi cuaca di lokasi cukup baik, meskipun gelombang laut masih tinggi.

Pencarian diperluas untuk mengantisipasi korban yang terbawa arus.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Fadly Henga Tetap Kejar Mimpi di Tengah Ancaman Sanksi

JCCNetwork.id- Karier pesepakbola muda Fadly Alberto Henga tengah menjadi sorotan setelah insiden keras yang melibatkan dirinya dalam ajang pembinaan usia muda. Eks pemain Timnas...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER